Menyulap Tempat Sampah Menjadi ”Tabungan Warga”

264 views

 

TPS 3 R yang dibuat warga Kalidoni Palembang ditinjau Walikota Harnojoyo

Palembang (Populinews) – Berdasarkan data resmi tahun 2017 volume sampah di kota Palembang mencapai 1.000 sampai 1.200 ton perhari dan sekitar 70% produksi sampah dihasilkan dari sampah rumah tangga.Kini sampah tersebut bisa disulap menjadi tabungan penghasilan warga. Kok bisa?

Inilah yang dilakukan pihak kecamatan Kalidoni, dan warga setempat. Mereka membuat program yang disebut Instalasi 3 R (Reuse, reduce, recxycle). Mekanisme kerja instalasi 3 R ini, adalah menerapkan sistem loket untuk warga menabung sampah.

“Ketika masyarakat membuang sampah tanpa dipilah, mereka dikenakan retribusi, namun ketika mereka memilah, tidak dipungut retribusi, bahkan sampah mereka akan dihitung sebagai tabungan, semua ini dikelola oleh masyarakat langsung, kita hanya memonitor saja” terang Camat Kalidoni Ari Wijaya.

Ia memaparkan hal itu ketika TPS di jalan Urip Sumoharjo Kelurahan Kalidoni, yang dijadikan pilot project lokasi tabungan sampah tersebut, dikunjungi Walikota Palembang, Harnojoyo, Sabtu (20/1/2018).

Melihat tempat pembuangan sementara di Kecamatan Kalidoni Palembang, Walikota pun tak menduga. Sebab dulunya kondisinya sangat memprihatinkan. Dengan program ini diharapkan bisa mengurangi volume sampah di Palembang, jadi sampah yang ada tidak semuanya di buang ke TPA, namun bisa dikelola oleh masyarakat

Memang, TPS yang selalu dikeluhkan warga ini, berubah total setelah mendapat sentuhan dari pihak kecamatan dan warga. Bahkan, perubahan total yang dulu tempat tumpukan sampah dan mengeluarkan bau yang menyengat, kini berubah menjadi bermanfaat.

“Sangat kreatif, ini terobosan yang sangat luar biasa, harus terus dikembangkan, apalagi kami lihat selain membuat lingkungan bersih, instalasi 3 R ini sangat bermanfaat bagi warga sekitar, bisa membuka lapangan kerja untuk mereka,” kata Harnojoyo.

Bahkan, menurut orang nomor satu di kota ini, permasalahan sampah akan sangat mudah terpecahkan, bila perubahan yang dilakukan Kecamatan Kalidoni ini bisa diterapkan disetiap kecamatan.

Sementara itu Ccamat Kalidoni menceritakan, proses terbentuknya instalasi 3 R ini berawal dari TPS di daerah tersebut yang selalu menjadi masalah.

“TPS ini umurnya sudah puluhan tahun, bau dan menimbulkan penyakit, akhirnya bersama masyarakat kita cari jalan keluar, maka terbentuklah instalasi 3 R ini, sampah yang ada dimanfaatkan menjadi barang berguna, kita buat unit usaha yang dikelola langsung oleh masyarakat,” kata Ari Wijaya.

Sementara itu juga Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Palembang Faisal AR mendukung penuh dan siap mensuport program tersebut.

“Kita sangat support program ini, kita kirim petugas langsung untuk membantu, dan program ini akan kami tampilkan pada penilaian adipura mendatang,” katanya.

Faisal menjelaskan, program instalasi 3 R bisa menjadi salah satu solusi pengurangan volume sampah di Palembang. (red)

Posting Terkait

Tinggalkan pesan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.