Usai UNBK 2019, SMKN 7 Palembang Fokus Terima Murid Baru

133 views

Kepala SMK Negeri 7 Palembang H Suparman SPd M.Si

Palembang | Populinews,com — Sukses melaksanakan Ujian Berbasis Komputer (UNBK) 2019, SMK Negeri 7 Palembang fokus terhadap persiapan untuk penerimaan murid baru dan terus memperbaiki kualitas pendidikan sesuai jurusan yang telah ada saat ini.

 

Kepala SMK Negeri 7 Palembang  H Suparman SPd M.Si  menyampaikan pada saat pelaksanaan UNBK beberapa hari lalu berjalan sukses tidak ada  kendala seperti yang di khawatirkan dengan kendala alam seperti angin ribut atau mati lampu, dan internet,  semua  bisa tercover dengan baik.

“Usai UNBK kami mulai persiapan penerimaan murid baru, kemudian untuk program ke depan SMKN 7 tetap konsentrasinya di bidang seni dan teknologi. Dibidang seni itu sendiri, SMKNdi  7 ini adalah satu-satunya sekolah yang masih eksis di bidang seni Sumatera Selatan,” Katanya, senin (08/2019)

 

Akan tetapi ditambahkannya ada beberapa masalah atau kendala sekolah  seni dan kriya, yang menjadi kendala karena peserta didiknya ini untuk saat ini hanya dari kota Palembang sendiri sedangkan sekolah seni yang ada Sumatera Selatan hanya satu yakni SMKN 7. Harapannya ke depan anak-anak yang punya bakat seni di 17 kabupaten/kota di Sumatera Selatan bisa difasilitasi oleh Pemerintah Daerah atau dinas setempat agar bisa sekolah di SMKN 7.

 

“ Anak-anak yang punya bakat pada seni itu bisa kita terima disini, karena untuk jurusan seni ini pertama dia harus punya hobi, kemudian punya bakat, lain dengan teknologi ataupun komputer dan desain, itu bertitik tolak dari yang bisa dipelajari tapi kalau misalkan seni lukis kriya walaupun dibelajarkan kalau tidak ada bakat seninya itu agak sulit,” Tambahnya

 

Kedepan tentunya diharapkan kepada pemerintah bisa mengakomodir agar anak-anak yang ada di kabupaten/kota yang mempunyai bakat seni untuk sekolah di sini,  lalu yang tidak bisa mereka biayain untuk dibuatkan semacam asrama kemudian mereka sekolah gratis melalui dana dari kabupaten kota masing-masing.

 

Selanjutnya Suparman menambahkan SMKN 7 tetap terkonsentrasi pada dua program yakni  program teknologi dan program seni dan kriya,  untuk teknologi ada tiga jurusan  TKR (tekhnik kendaraan ringan)  kemudian teknik sepeda motor dan teknik permesinan, ini harapan masih bisa berkembang.

 

Kemudian yang masih bisa berkembang lainnya jurusan alat berat, namun kendalanya untuk jurusan alat berat yang minat tinggi kemudian pangsa pasarnya besar tetapi fasilitas sarana prasarana dan SDM pengajar di SMK yang masih kurang mumpuni.

 

Untuk di bidang teknologi juga ada masalah operator alat berat masalah welding (pengelasan) itu masih sangat terbuka luas tetapi ia terkendala oleh SDM guru-gurunya sudah banyak pensiun sementara pengangkatan guru baru belum ada.

 

“ Kita mau buka jurusan Alat berat, buka jurusan misalkan welding tapi ya itu  terkendala oleh SDM tenaga pengajar terkendala oleh sarana prasarana kalau misalkan jaminan untuk kerja saya yakin banyak yang akan menampung,” urainya lagi.

 

Selanjutnya adalah Jurusan industri sawah, untuk operator alat berat laris manis, kedua terkonsentrasi di jurusan seni dan kriya yang juga masih laris manis, desain komunikasi visual pasar kerjanya terbuka luas. Begitu jiga dengan seni lukis, tekstil dan kriya logam terus akan dikembangkan.

“ Tentunya kami yakin dengan jurusan yang ada saat SMKN 7 memiliki kekuatan tersendiri dalam menciptakan SDM yang siap bekerja setelah lulus sekolah,” tutupnya (adi)

 

Posting Terkait

Tinggalkan pesan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.