DPRD Sumsel Gelar Paripurna Istimewa Hari Jadi Pemprov Sumsel ke-73

25 views

Rapat Paripurna Istimewa ke XXVIII, DPRD Provinsi Sumsel di Palembang, Rabu (15/5/2019)

PALEMBANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Selatan, Rabu (15/5) pagi, menggelar Rapat Paripurna Istimewa ke XXVIII, dalam rangka Peringatan Hari Jadi Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) ke-73 tahun 2019.

Rapat Paripurna berlangsung di ruang sidang paripurna DPRD Provinsi Sumsel di Palembang, dipimpin langsung Ketua DPRD Provinsi Sumsel M.A Gantada, didampingi para Wakil Ketua.

Ketua DPRD Sumsel M.A Gantada memimpin rapat Paripura istimewa yang dihadiri langsung oleh Gubernur Sumsel Herman Deru

Rapat Paripurna DPRD Sumsel kali ini dihadiri Gubernur Sumsel H. Herman Deru, Wakil Gubernur Ir H. Mawardi Yahya, Sekda Provinsi Sumsel H. Nasrun Umar, Forkompimda Sumatera Selatan, Ketua TP PKK Sumsel Hj Febrita Lustia, Wakil Ketua TP PKK Hj. Fauziah. Bupati dan Walikota, unsur pimpinan DPRD Kabupaten/ kota di Sumsel.

Selain itu nampak hadir sejumlah pejabat dari kementerian dan Anggota DPR RI dan DPD RI asal Sumatera Selatan. Diantaranya, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kementerian Dalam Negeri, Staf Ahli Bidang Ekonomi Kreatif Kementerian Pemuda dan Olahraga, serta para undangan penting lainnya.

Ketua DPRD Provinsi Sumsel M.A Gantada saat memimpin rapat istimewa menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan untuk Gubernur dan Wakil Gubernur, para Bupati dan Walikota serta para mantan Gubernur Sumatera Selatan, kalangan tokoh masyarakat, akademisi, ilmuan dan LSM dan insan pers yang telah berpartisipasi dalam memajukan Sumsel.

“Berbagai program kegiatan telah dilakukan untuk percepatan pembangunan dan telah dicapai secara bertahap ditandai dengan pengakuan internasional maupun nasional,” ucap Gantada.

Unsur Forum Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sumatera Selatan juga tampak hadir.

Dikesempatan ini M.A. Gantada juga membacakan secara sekilas sejarah lahirnya Provinsi Sumsel diantara sesuai Perda Nomor 5 Tahun 2007 tanggal 21 Maret 2007 sebagai hari jadi Pemprov Sumsel.

“Sebagai daerah yang kaya dengan Sumber Daya Alam. Banyak perubahan yang telah dicapai provinsi ini. Ditandai dengan keberhasilan yang telah dicapai,” tandasnya.

Selanjutnya, Gubernur Sumsel Herman Deru dalam kesempatan ini mengajak seluruh unsur Pemerintah Provinsi, Kabupaten/kota serta masyarakat Sumsel untuk introsfeksi diri terkait dengan apa yang telah, sedang dan akan diperbuat dalam mewujudkan tercapainya kesejahteraan masyarakat. Bahkan dia meminta pada HUT Pemprov. Sumsel dimasa mendatang lebih semarak diisi dengan sejumlah agenda yang lebih memberikan makna, tidak hanya sebatas agenda serimonial.

Anggota DPR-RI dan DPD RI asal Dapil Sumsel serta sejumlah Stak Kementerian juga hadir sebagai undangan khusus

“Ini akan menjadi evaluasi bagi kita. Saya ingin kedepan hari jadi Pemprov. Sumsel lebih semarak dengan melibatkan masyarakat. Hari ini kita memperingati hari jadi Sumsel ke 73, syukur kita ucapkan karena momen ini bertepatan dengan bulan puasa,” tegas Herman Deru.
Menurut Gubernur, momentum hari jadi Provinsi Sumsel yang ditetapkan melalui Perda Nomor 5 Tahun 2007 tanggal 21 Maret 2007, mengingatkan kembali masyarakat Sumsel akan kebesaran dan kejayaan kerajaan Sriwijaya yang diharapkan dapat memberikan energi untuk membawa provinsi ini Maju dan Unggul dimasa datang.

“Misi dan visi Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2005-2025. Yakni Sumsel Unggul dan Terdepan tahun 2025. Visi RPJPD tersebut diturunkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2019-2023 dengan Visi “Sumsel Maju untuk Semua,” tambahnya.

Dia merinci untuk tahun 2019 akan difokuskan dalam pencapaian 16 sasaran meliputi majunya ekonomi kerakyatan, investasi, industri dan perdagangan, pertanian rakyat dan kedaulatan pangan.

Pemberian penghargaan kepada camat, Kades dan ASN berprestasi

Majunya kesejahteraan rakyat, akses energi, kesehatan, pendidikan, pembangunan responsive gender, pelayanan publik, pembangunan yang transparan, aparatur profesional dan berintegritas.

Majunya kualitas lingkungan hidup, infrastruktur dan konektivitas, stabilitas keamanan, seni, budaya dan pariwisata serta majunya pemuda dan olahraga.

“Enam belas sasaran tersebut merupakan sasaran tahun pertama dalam masa kepemimpinan saya dan pak Mawardi Yahya yang tentu tidak dapat dicapai tanpa ada kerjasama dan dukungan dari seluruh masyarakat, Bupati dan Walikota serta pemangku kepentingan lainnya,” tambahnya.

Gubernur memberikan sambutan

Lebih lanjut Herman Deru memaparkan berkat kerjasama yang baik seluruh pelaku pembangunan salama ini, kinerja pembangunan Sumsel tetap terjaga dengan baik. Dengan capaian makro Provinsi Sumsel dicerminkan dengan beberapa indikator antara lain Ekonomi Provinsi Sumsel triwulan satu tahun 2019 tumbuh sebesar 5,68 persen. Tingkat pengangguran juga menurun. **
(Advertorial)

Posting Terkait