BI Sumsel Fokus Mendorong Perkembangan UMKM

8 views

Palembang | Populinews.com  — Bank Indonesia perwakilan Sumsel terus mendukung penuh setiap program pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang saat ini semakin berkembang. Demikian diungkapkan oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia, Yunita Resmi Sari.

Menurutnya dengan semakin konsen membantu, maka diharapkan UMKM dapat tumbuh dan menajdi sentra ekomnomi masyarakat dimasa mendatang, dimana konten lokal juga dapat dikemas menjadi sebuah produk yang menarik.

“Perkembangan UMKM saat ini di Indonesia sangat pesat, terbukti sekarang ada 500.000 pengusaha di Indonesia termasuk di provinsi Sumatera selatan. Terkait itu, Bank Indonesia perduli dengan dunia UMKM, Dekranasda diharapkan bisa menjadi pusat produksi dan pemasaran dunia UMKM Sumatera selatan”, katanya. pada pembukaan Dekranasda Craft Creativity competition dan temu Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM)  2019 di Gedung Serbaguna Dekranasda Jakabaring, Rabu (10/07/2019).

Lebih lanjut Yunita menambahkan kegiatan yang diisi dengan menampilkan stand-stand pameran industri creatif dan kerajinan, baik itu bahan tekstil, logam, kayu, daur ulang, sumber daya alam ini diharapkan dapat menjadi stimulan untuk meningkatkan kapasitas, kualitas, dan kredibiltas para pelaku UMKM di Sumsel.

Ditempat yang sama Gubernur Sumsel Herman Deru mengapresiasi kegiatan  Dekranasda Craft Creativity competition dan temu Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM)  2019 yang diyakini mampu mendongkrak kegiatan UMKM di Sumsel.

“ Saya ingin Dekranasda ini berkolaborasi dengan semua pihak tidak hanya pemerintah saja tapi berkerjasama juga dengan seluruh instansi baik yang punya aturannya atau lembaga yang memiliki kepedulian menjadikan UKM dan IKM sebagai lapangan kerja baru,” tuturnya

Herman Deru menginginkan, kedepan UMKM dibuatkan zona komoditas yang akan mendorong penyerapan bahan baku, hingga pemasaran. Menurutnya dengan cara tersebut pelaku UKM dan IKM akan merasa diperhatikan.

“ Saya ingin Dekranasda yang dipimpin oleh ibu Feby, menjdi destinasi bagi orang-orang yang butuh kerajinan dan seni budaya di provinsi Sumsel ini menjadi destinasi wisata,” katanya

Dikatakan Herman Deru, Pemprov Sumsel tidak akan membiarkan para pelaku UMKM berdiri sendiri,  oleh sebab itu pula Ia mengajak semua bank agar penyaluran KUR lebih fokus pada UKM dan IKM dapat langsung diimplementasikan.

“Saya punya perhatian khusus ke aset Dekranasda, maka saya berikan penegasan khusus kepada pengurus Dekranasda untuk menjadikan tempat ini sebagai destinasi bagi semua,” tambahnya

“ Harapan Saya dunia perbankan itu kalau membina jangan berbasis wilayah tapi komoditas, kemudian penyaluran KUR itu diberikan tepat sasaran kepada pelaku IKM dan UMKM. Siapa yang mengurusi itu harus berkoordinasi dengan Dekranasda agar tidak terjadi pengusaha dadakan. Kita akan segera berikan stimulan atau APBD untuk memancing para pelaku usaha itu sendiri untuk berbenah, membenahi dan menjadikan tempat ini sebagai destinasi,” pungkasnya

Sementara Ketua Dekranasda Provinsi Sumsel menghimbau dan mengharapkan agar peran dari pihak BUMN/BUMD dapat lebih ditingkatan di masa-masa yang akan datang. Menurutnya, banyak hal yang dapat dikolaborasikan utamanya dalam mengembangkan kerajinan di Provinsi Sumsel.

“Dengan mengharapkan produk-produk kerajinan masyarakat Sumatera Selatan tidak hanya menjadi “tuan rumah” di daerahnya sendiri, tetapi juga dapat bersaing di pasar regional, nasional dan bahkan di pasar keterlibatan Dekranasda kita internasional,” tuturnya

Khusus untuk Pemberdayaan Kawasan Dekranasda Provinsi Sumsel, Feby mengatakan Kawasan  ini memiliki lahan seluas 17 Ha dengan bangunan 1 (Gedung) dan 15 Anjungan Kabupaten/Kota dan 20 unit Gazebo. Dekranasda Provinsi Sumsel bermaksud mengembangkankan areal tersebut secara profesyional sebagai sumber PAD dengan merevitalisasi kawasan menjadi lokasi objek wisata dengan menampilkan Pusat produk hasil kerajinan (handycraft) daerah Sumatera Selatan dan luar Sumsel, Pusat Kuliner, Gallery Seni Sentra Bahan Baku dan lain-lain.

“ Selain memberikan motivasi untuk meningkatkan kapasitas, Kualitas pelaku IKM kami juga memberikan penghargaan kepada para pemenang Dekranasda Craft Creativity Competition yang untuk penjuriannya sendiri sudah kita lakukan pada tanggal 27-28 Juni 2019 yang diikuti untuk hampir 45 orang. Sedangkan yang mengikuti untuk Pemenang The Craft Competition didasarkan atas kategori, tekstil, logam, ataupun bahan baku daur ulang lainnya. Pada kesempatan ini juga akan diselenggarakan fashion show, launching website, dan sistem informasi data base kerajinan, serta pemaparan revitalitasi Enjoy Dekranasda,” pungkasnya (adnor)

Posting Terkait