Majelis Taklim Ujanmas dan Gunung Megang Ikuti Pengajian Forsap 1 Muharram

28 views

MUARA ENIM | Populinews.com – Dalam rangka memperingati tahun baru Islam 1441 Hijriah, ratusan jamaah majelis ta’lim dari Kecamatan Ujanmas dan Gunung Megang Kabupaten Muara Enim menghadiri pengajian yang digelar Forum Silaturahmi Pengajian (Forsap) Kabupaten Muara Enim, bertempat di Masjid Al-Falah Desa Ujanmas Baru Kecamatan Ujanmas, Minggu (01/01/2019).

Pengajian yang didominasi oleh kaum Ibu-ibu tersebut, menghadirkan narasumber atau penceramah Ustadz Idil Fitrah yang juga merupakan Ketua Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama (IPNU).

Dalam tausyiahnya Ustadz Idil Fitrah mengulas momentum perayaan Tahun Baru Islam 1 Muharam. Yakni, dimulai dari kepemimpinan Khalifah Umar bin Khattab. Dia mengisahkan, ketika itu Khalifah Umar mengirim surat kepada salah satu pejabat yang ternyata tidak tahu dengan perhitungan tahun.

“Maka, saat itu Khalifah Umar berdiskusi dengan para sahabatnya untuk membuat perhitungan tahun menurut Islam. Setelah sempat kebingungan menentukan patokan dimulainya hitungan tahun tersebut, akhirnya disepakati tahun baru Islam dimulai menurut peristiwa hijrahnya Rasulullah Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah,” ucapnya.

Peristiwa hijrah sendiri, terang Ustadz Idil, terjadi manakala dakwah terang-terangan Nabi Muhammad di kota Makkah mendapat penolakan dari masyarakat setempat. Umat Islam, bahkan mendapatkan perlakuan biadab. Sejumlah pengikut Nabi seperti Bilal bin Rabah, Umayyah, Yasir, Ammar, dan lainnya disiksa dengan sadis.

“Dari situlah, perjuangan Islam semakin kuat hingga mampu menyebar ke daerah-daerah lainnya. Mari jadikan peringatan 1 Muharam ini sebagai momentum untuk berhijrah dari sifat yang buruk ke sifat yang lebih baik. Mari senantiasa kita tingkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah Taala.”

Kepala Desa Ujanmas Baru, Drs Suganda mengenai acara FORSAP ini, menjelaskan Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam digelar dengan tujuan mengingatkan seluruh umat muslim tentang peristiwa penting hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah. Tujuan lainnya, yakni untuk syiar Islam.

“Jangan sampai Jamaah Majelis Ta’lim kita hanya tahu perayaan tahun baru Masehi yang diwariskan orang-orang Belanda. Saat ini banyak anak-anak kita yang belum tahu kalau 1 Muharam itu tahun baru Islam,” sesalnya.

Dirinya minta kepada para ibu-ibu yang hadir agar lebih mengenalkan tentang sejarah Islam kepada anak dan lingkungan keluarga. Ini agar mereka semua tahu dan mendapatkan ilmu yang bermanfaat untuk bekal di dunia dan akhirat kelak. (Deri Zulian)

Posting Terkait