BPS Segera Lakukan Sensus Penduduk di Kabupaten Lahat

27 views

LAHAT | Populines.com — Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Lahat, segera melakukan Sensus Penduduk Tahun 2020, guna mengetahui jumlah penduduk yang pasti bersama dengan komposisinya, baik dari sisi distribusinya sehingga dapat diketahui secara de facto maupun de jure.

Pernyataan itu disampaikan Kepala BPS Provinsi Sumatera Selatan Ir. Endang Tri Wahyuningsih, MM didampingi Kepala BPS Kabupaten Lahat Ir. Hj. Chairanita Kurniarita, MM, usai melaksanakan rapat koordinasi bersama pemerintah Kabupaten Lahat Selasa (14/01/2020) di kantor BPS Kabupaten Lahat. Rapat digelar dalam rangka mensukseskan program ini.

Endang Tri Wahyuningsih mengatakan Sensus Penduduk dilakukan sesuai dengan Perpres no 39 tahun 2019 mengenai perwujudan suatu data kependudukan Indonesia.

”Oleh karena itu kalau misalnya kita menginginkan data pada saat pemilu sebagai daftar pemilih yang sebenarnya dapqt langsung tahu, sehingga tidak ada perbedaan lagi antara data kependudukan sekarang sudah berbasis registrasi untuk pendataan 2030 nanti,” ujarnya kepada awak media.

Kemudian masyarakat yang akan didata, khususnya di Kabupaten Lahat, akan menggunakan metode komputer. Secara personal ada tiga. Pertama sensus mandiri, jadi masyarakat bisa melakukan update ini sendiri yang tujuannya supaya orang-orang yang sibuk itu bisa melakukan pendataan sendiri. Itu dilakukan pada periode 15 Februari sampai dengan 31 Maret 2020.

Kedua, kalaupun masyarakat belum melakukan sensus online di bulan Februari- Maret maka akan didatangi petugas melalui sensus wawancara pada bulan Juli 2020.

Dalam proses pendataan nanti masyarakat supaya menyiapkan 1 NIK,KK , nomor buku nikah ataupun akta cerai yang rinciannya hanya sekitar 21 pertanyaan dengan dibutuhkan waktu hanya sekitar 30 menit untuk anggota rumah tangga 3 orang.

Dilanjutkanya terkait dengan sendus penduduk tahun 2020 ini, nantinya di tahun 2030 diharapkan sudah tidak digunakan lagi semacam sensus yang seperti ini akan tetapi langsung dari basis registrasi tadi sehingga akan menghemat biaya,waktu dan tenaga.Sensus penduduk tahun 2020 ini merupakan awal sejarah di Indonesia yang menggunakan metode kombinasi yaitu data dasarnya dari Dirjen Dukcapil.

“Di sini kami menghimbau kepada masyarakat untuk kerjasama dan partisipasinya dengan mengisi jawaban yang benar dan apa adanya karena hal ini merupakan kepentingan bersama,” tutupnya. — Rochmi

Bagikan :
Penulis: 
    author

    Posting Terkait