LAHAT | Populinews.com — Forkopimda Kabupaten Lahat bersama OPD terkait, menggelar rapat koordinasi dengan organisasi keagamaan dan pemuka agama, terkait kebijakan menuju new normal dan persiapan menyambut hari raya Idul Adha 1441 H, menuju masyarakat produktif aman dari covid-19.

Rakor berlangsung hari ini Senin (06/07/2020) di laksanakan di ruang ooproom Setda Kabupaten Lahat.

Turut hadir dalam kegiatan ini Bupati Lahat Cik Ujang, SH, Sekda Lahat Januarsyah Hambali, SH MM, Ketua DPRD Lahat, Kapolres, Dandim 0405, Kajari Lahat, Ketua Pengadilan Negeri atau yang mewakili,para OPD dan para pemuka agama di Kabupaten Lahat yang sempat hadir.

Drs.H.Rusidi Dja’far, MM

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lahat Drs.H.Rusidi Dja’far,MM dalam sambutanya menyampaikan dengan tujuan untuk menciptakan ibadah yang produktif dan bebas dari covid-19 Kantor Kementerian Agama perlu memandang mengeluarkan aturan yang menjadi acuan bagi masyarakat untuk melaksanakan ibadah di tengah situasi pandemi.

Dilanjutkanya dalam pelaksanaan Sholat Idul Adha nanti dapat di laksanakan di masjid ataupun di lapangan dengan catatan tetap memperhatikan prosedur kesehatan yang ada salah satunya pintu masuk harus steril.Dan tentang penyembelihan hewan korban masih seperti biasa akan tetapi dalam pembagiannya panitia harus mengantarkan kepada yang berhak menerimanya.Sementara untuk takbir keliling dan open house tergantung dengan kebijakan daerah masing-masing.

“Marilah kita secara bersama-sama istighomah dalam menjalankan ibadah dalam kondisi pandemi seperti saat ini.”ujarnya

Sedangkan Bupati Lahat Cik Ujang,SH dalam arahannya mengutarakan bahwa dalam pelaksanaan new normal pada prinsipnya dalam rangka mendukung jalannya roda perekonomian dan kehidupan sosial masyarakat di Kabupaten Lahat untuk menuju masyarakat yang produktif dan aman dari covid-19.

Akan tetapi untuk mencegah jangan sampai terjadinya pandemik di Kabupaten Lahat sebelum di laksanakan agar benar-benar ada kajian dan di analisis terlebih dahulu baik itu menyangkut tempat maupun hal-hal yang perlu dilaksanakan protokol kesehatan yang baik dan benar.Dan apabila menurut pertimbangan belum layak di laksanakan jangan dulu di laksanakan.

“Kami mohon dukungan dari para pemuka agama dan pemuka masyarakat untuk bergandengan tangan bersama pemerintah dalam mencegah serta memutus mata rantai covid-19 dan marilah kita jaga kebersamaan ini semoga Kabupaten Lahat terhindar dari wabah covid-19,” tuturnya. (*) Rochmi