Suasana Pelatihan PPRG yang digelar Pemkab Lahat, Kamis (08/04/2021) di Ball Room Hotel Bukit Serelo Lahat.

LAHAT | Populinews.com — Pemerintah Kabupaten Lahat Melaksanakan Kegiatan Pembukaan Pelatihan PPRG (Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender), bagi tim teknis dan focal point, Kamis (08/04/2021) di Ball Room Hotel Bukit Serelo Lahat.

Turut hadir dalam kegiatan ini Bupati Lahat H. Cik Ujang, S.H., PJ Sekda Kabupaten Lahat Drs. H. Deswan Irsyad, M.Pd.I., Asisten I, Insfektur, Ka. Bappeda, Ka. BPKAD, Kadis PP & PA dan tamu undangan.

Laporan Kepala Dinas Pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak Kabupaten Lahat Hj. Nurlela,S.Ag.,M.M., mengatakan tujuan diadakan kegiatan pelatihan ini adalah agar para peserta mampu memahami secara keseluruhan bagaimana pelaksanaan pengambilan yang Responsif Gender ini mulai dari konsep perencanaan pelaksanaan dan evaluasi percepatan.

Pengarusutamaan Gender di masing-masing OPD dapat terwujud pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari untuk para peserta yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 35 orang yang dari organisasi perangkat OPD di lingkup Pemerintah Kabupaten Lahat,”jelasnya

Bupati Lahat H. Cik Ujang, S.H., menyampaikan tujuan kegiatan ini adalah untuk mencapai keadilan dan kesetaraan gender dan upaya untuk menegakkan hak-hak perempuan dan laki-laki atas kesempatan yang sama, pengakuan yang sama,dan penghargaan yang sama .

Dalam bernegara berbangsa dan bermasyarakat dengan tujuan untuk membantu mengurangi kesenjangan gender dan penghapusan diskriminasi terhadap perempuan dalam pembangunan untuk menjamin agar kebutuhan dan aspirasi laki-laki dan perempuan dari berbagai kelompok sosial dapat diakomodir maka diperlukan penyusunan perencanaan dan penganggaran Responsif Gender,”katanya

Penyusunan PPRG ini juga upaya memberikan jawaban untuk mengatasi kesenjangan Gender dan mewujudkan keadilan dan kesetaraan Gender Dan untuk memastikan apakah laki-laki, perempuan memperoleh terhadap sumber daya partisipasi dan kemampuan kontrol yang sama dalam pengambilan keputusan serta memperoleh manfaat yang sama dari semua bidang pembangunan perencanaan penganggaran Responsif Gender.

Sehingga dapat menjadi salah satu strategi penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Langkat ini karena sumber daya pembangunan menjadi lebih efektif, akuntabel dan adil dalam memberikan manfaat kepada perempuan dan laki-laki dan akan lebih efektif untuk mewujudkan pembangunan yang lebih adil dan merata bagi seluruh masyarakat Kabupaten Lahat baik laki-laki maupun perempuan.

“saya ucapkan selamat mengikuti semoga ilmu yang didapat dapat diterapkan pada masing-masing perencanaan di perangkat daerah, dan semoga Kabupaten Lahat semakin bercahaya,” ujarnya. (Ninti)