Populinews, Natuna,-  Dalam menghadapi musim utara di Natuna,  Bank Indonesia perwakilan Propinsi Kepri dan Bupati Natuna  meninjau pasar tradisonal Ranai,

” Ada beberapa hal yang menjadi fokus dalam Sidak ke Pasar Ranai Hari ini diantaranya, mengecheck ketersedian bahan pangan, serta memastikan kewajaran harga sembako, yang Alhamdulilah semua masih dalam kondisi wajar ” jelas Bupati Natuna  Wan Siswandi saat mendampinngi  rombongan Bank Indonesia perwakilan Kepri , Rabo (23/11)

Bupati Natuna Wan Siswandi dan Musni Hardi K. Atmaja selaku  D Bank Indonesia perwakilan Kepri sempat dialog bersama pedagang pasar terkait kendala dan keluhan yang dialami baik dalam proses penjualan maupun fasilitas pasar yang memadai.

Pada kesempatan tersebut secara paralel Bank Indonesia bekerjasama dengan Bank Syariah Riau Kepri membuka kas keliling untuk penukaran uang di sekitar pasar Ranai.

Selain sidak pasar Ranai,  BI Perwakilan Kepulaun  Riau dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Natuna juga mendorong pengembangan cabe pada ibu-ibu rumah tangga untuk memanfaatkan lahan perkarangan.

“Cabe merupakan komoditas yang cukup tinggi, jadi kita dorong hal itu agar bisa meningkatkan produksi cabe dan memenuhi permintaan cebe di masyarakat,” tuturnya.

Menurut Musni, sidak tersebut bertujuan untuk memonitor harga pangan di Kabupaten Natuna. “Dari hasil monitoring tadi persediaan pangan mencukupi hingga akhir tahun,” ucap Musni.

Walaupun, kata Musni, ada beberapa sayur mayur yang didatangkan dari luar daerah seperti pontianak.

“Untuk itu, demi pangan di Natuna kita akan menjaga kelancaran transportasi sehingga suplai pangan lancar dan aman, di tengah musim utara,” terangnya.

Musni menerangkan, bahwa harga pangan di Natuna ada beberapa yang mengalami kenaikan dan ada juga penurunan.

Musni menilai, harga pangan di Natuna cukup stabil. “Kita juga minta kepada pedagang agar harga pangan bisa terjaga,” tutupnya.

Turut mendampingi Kepala BI Perwakilan Kepri, Kepala TPID Natuna, Boy Wijanarko, Kapolres Natuna, dan Sejumlah OPD * (red)