PALEMBANG | Populinews.com – Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel Agus Fatoni menghadiri Dies Natalis Ke-59 Sekaligus Pengukuhan Guru Besar UIN Raden Fatah Palembang bertempat di Auditorium UIN Raden Fatah Kampus A, Rabu (22/11/2023),

“Ini semua tentu berkat kerja keras dan juga inovasi yang tidak ada hentinya yang dilakukan oleh seluruh civitas akademika, Kami juga mengucapkan terima kasih atas kerja sama kolaborasi, sinergi dan koordinasi yang selama ini terbina sangat baik dengan Pemerintah Provinsi dan juga jajaran Pemerintah kabupaten kota,” ujar Fatoni.

Lanjut Fatoni, Pendidikan ini sangat penting karena mencerdaskan kehidupan bangsa, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dan ini menjadi solusi dalam memutus mata rantai kemiskinan.

“UIN Raden Fatah Palembang tidak hanya berkecimpung di dunia pendidikan, tetapi juga berperan aktif di kehidupan sosial kemasyarakatan, dalam pembangunan ekonomi dan juga dalam kehidupan di masyarakat” ucap Fatoni

Ditambahakan Fatoni, bekal ilmu pengetahuan yang dimiliki saja, tidak cukup untuk bisa memperbaiki kondisi masyarakat, oleh sebab itu pula harus perlu dibekali dengan akhlak yang baik, dengan karakter yang kuat, mental dan motivasi yang tinggi,sehingga sumber daya manusia mempunyai daya saing.

“Kita perlu terus menjaga prestasi capaian kinerja yang selama ini sudah diraih baik oleh Pemprov, Kabupaten, Kota dan Perguruan Tinggi serta semua stakeholder yang ada, kita terus perlu menjaga iklim kondusif di Sumatera Selatan yang selama ini sudah tercipta, kita terus perlu menjaga agar apa yang sudah baik perlu terus ditingkatkan,” tutup Fatoni

Rektor UIN Palembang Prof. Dr. Nyayu Khodijah, S.Ag., M.A mengutarakan, UIN Raden Fatah saat ini telah mendapatkan predikat akreditasi unggul, terkhusus bersamaan dengan Dies Natalis ke- 59 ini juga berlangsung pengukuhan enam guru besar di di lingkungan UIN Raden Fatah Palembang.

Mereka adalah Prof. Dr. Mawangir, M.Ag,  Prof. Dr. Rr. Rina Antasari, M.Hum, Prof. Dr. Qodariah Barkah, M.Ag, Prof. Dr. Dian Erlina, M. Ed, Prof. Dr. Abdurahmansyah, MA, dan Prof. Dr. Uswatun Hasanah, M.Ag. (agt/hms)