MUARAENIM | Populinews.com – Upaya demi upaya terus digencarkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim dalam menekan laju inflasi di Bumi Serasan Sekundang. Salah satunya melalui Operasi Pasar Murah yang diinisiasi oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan dan ESDM Kabupaten Muara Enim, Rabu pagi (21/02) di Desa Muara Lawai Kecamatan Muara Enim.

Kali ini, Pemerintah Kabupaten Muara Enim kembali melaksanakan operasi pasar murah yang dipusatkan di Desa Muara Lawai, Kecamatan Muara Enim. Kegiatan yang akan diselenggarakan secara merata di 22 Kecamatan se-Kabupaten Muara Enim ini selain bertujuan mengendalikan laju inflasi daerah juga sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang ingin memenuhi kebutuhan pangan dengan harga murah dan terjangkau.

Saat membuka Operasi Pasar Murah yang disambut antusias oleh warga desa Muara Lawai pagi tadi, Pj Bupati mengatakan Kegiatan operasi pasar murah akan terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Muara Enim melalui Dinas Perindustrian Perdagangan dan ESDM Kabupaten Muara Enim di 22 (dua puluh dua) Kecamatan se-Kabupaten Muara Enim, khususnya menjelang Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun ini.

Dikatakan oleh Pj Bupati, melalui kegiatan operasi pasar murah ini masyarakat dipastikan akan mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dari harga normal di pasaran. Hal ini dikarenakan setiap jenis barang kebutuhan pokok yang dijual seperti beras, gula, minyak goreng, terigu dan lain sebagainya sudah disubsidi oleh APBD Pemerintah Kabupaten Muara Enim sehingga harganya dapat lebih murah mulai Rp 3.000,- sampai dengan Rp 6.000,-.

“Selamat berbelanja, saya ingatkan untuk menjaga ketertiban dalam kegiatan ini sehingga dapat berjalan aman, lancar dan terkendali. Akhirnya dengan mengucapkan Bismillahirrahmaanirrahim kegiatan Operasi Pasar Murah di Desa Muara Lawai, Kecamatan Muara Enim Tahun 2024 saya nyatakan dibuka,”pungkas Pj Bupati.

Adapun beberapa bahan pokok yang dijual selama operasi pasar murah di desa Muara Lawai tadi pagi, Beras Premium 2 ton (Harga Rp63.000 per 5 kg), Beras SPHP 3 ton (Harga Rp54.000 per 5 kg), Minyak 600 kg (Rp11.000 per liter), Gula 600 kg (Rp12.000 per kg), Gendum 600 kg (Rp8000 per pcs), Tepung Tapioka 300 kg (Rp8000 per pcs), Susu SKM 300 kaleng (Rp8000 per pcs), Mentega 300 bungkus (Rp5000 per pcs) dan Sirup 300 botol (Rp10.000 per botol)

Nampak hadir diantaranya unsur Forkopimda ataupun yang diwakili, TPID Kabupaten Muara Enim, Pj. Ketua TP PKK Kabupaten Muara Enim, Ketua DWP Kabupaten Muara Enim, Camat Muara Enim, Kades serta perangkat desa Muara Lawai Kecamatan Muara Enim.(hms)