CIKARANG | Populinews.com – Menko PMK Muhadjir Effendy didampingi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga mengunjungi Command Center KM 29, Gerbang Tol Cikarang Utama, Bekasi, Kamis (4/4/2024).

Dalam kunjungannya, Menko Muhadjir mengimbau bagi petugas Pos-Pos Mudik Lebaran 2024 diantaranya; Pospam, Posyan, dan Pos Terpadu. Pos terpadu melibatkan kementerian-kementerian teknis di dalamnya.

“Kami juga mengimbau kepada semua pos-pos mudik terutama Pos Terpadu, yang didalamnya melibatkan kementerian-kementerian teknis disitu ada pelayanan kesehatan, berkaitan dengan PPPA dan juga ada pelayanan-pelayanan lain termasuk Kementerian Sosial,” kata Menko Muhadjir dalam paparannya.

Selain itu, Menko PMK juga berpesan bagi yang melaksanakan ibadah selama melakukan perjalanan mudik maka diperbolehkan untuk melaksanakan shalat di mobil, sehingga para pengguna jalan tetap bisa melaksanakan ibadah.

“Melaksanakan sholat karena musafir itu diperbolehkan sholat di dalam kendaraan. Menghadapnya tidak ada masalah, dimana kendaraan berjalan di situlah shalat bisa dibolehkan. Karena kalau harus berhenti, saya khawatir fasilitas yang ada di rest area juga sangat terbatas,” ungkap Muhadjir.

IMG 20240404 WA0037 1024×683 1

Dalam kunjungan tersebut, juga dipaparkan saranan-prasarana yang dimiliki Korlantas Polri dalam memantau situasi arus lalu lintas. Tahun ini didukung dengan drone atau pesawat nirawak yang memiliki kemampuan jelajah sampai 20 km dan zoom 30 kali lipat.

“Jadi itu dari hasil evaluasi oleh Pak Menko dan Kementerian yang lain, sehingga pada tahun lalu ini kita upgrade sehingga untuk penggunaan drone ini kita baru gunakan tahun ini tadi sudah dijelaskan sampai 20 kilometer untuk pantauannya dari titik terbang,” kata Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol Raden Slamet Santoso.

Kemudian, penggunaan drone ini mampu memperbesar ukuran gambar hingga 30 kali. Sehingga informasi yang dapat ditangkap oleh drone bisa tersalurkan ke ponsel melalui SMS bagi kendaraan sepanjang 20 kilometer.

“Sehingga masyarakat atau pengemudi bisa mengetahui jalur yang dilewati itu padat atau tidak atau mau lewat mana ter-blast dari SMS yang ada,” pungkasnya.

Turut hadir, Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Pol Eddy Djunaedi, Kasubbag Dalops Bagops Korlantas Polri AKBP Renaldi, dan stakeholder lainnya.(hms)