LAHAT | Populinews.com – Kapolres lahat AKBP God Parlasro S. Sinaga SH. SIK. MH, menegaskan bahwa Fatiya Rahma, seorang anak balita perempuan yang ditemukan di jalan lalu diserahkan oleh warga ke Polres Lahat, ternyata bukanlah korban penculikan.

Pernyataan itu disampaikan Kapolres, Rabu (24/4/2024), menyusul ramianya pe,mberitaan di media online, yang menyebut bahwa Fatya adalah korban penculikan. ”Ini kesalah pahaman saja dari pihak keluarganya, yang menyangka Fatya diculik,” ujar Kapolres Lahat yang didampingi didampingi Kasat Intel AKP Mulyono SH, Kasat reskrim AKP Sapta Eka Yanto SH. MSi, Kapolsek kota Lahat, AKP Samsuardi, dan Kasi Humas AKP Sugianto.

Sebagaimana diketahui pada Senin tanggal 22 April 2024 sekira jam 16.00 WIB bertempat di Kantor Satuan Lalu Lintas Polres Lahat, telah diserahkan oleh warga kepada pihak kepolisian yaitu satu orang anak perempuan bernama Fatiya Rahma yang diduga sebagai korban penculikan.

Selanjutnya dilakukan penyelidikan oleh pihak Polres Lahat dan Polsek Kota Lahat, namun belum ditemukan alat bukti mengarah ke penculikan, sehingga akhirnya pada pukul 17.30 WIB anak tersebut telah diserahkan kepada pihak keluarganya dalam keadaan sehat.

Kemudian pada hari Selasa tanggal 23 April 2024 setelah dilakukan penyelidikan lebih mendalam akhirnya didapatkan kesimpulan bahwa dugaan peristiwa penculikan tersebut tidak benar dan hanya kesalah pahaman saja dari pihak anak tersebut.

Selanjutnya pada hari Rabu tanggal 24 April 2024 kemudian pihak keluarga/orang tua dari Fatirya Rahma telah memberikan klarifikasi atas kesalah pahaman tersebut dengan membuat rekaman vidio permohonan maaf ke seluruh pihak terkait.

Dengan adanya klarifikasi berita ini, diharapkan masyarakat tidak perlu resah lagi, terutama para Ibu-ibu dalam menjaga anak-anaknya ketika bermain. (lh)

Sumber: Kasubsi Penmas Humas Polres lahat Aiptu Lispono SH.