Waduh.! ODGJ Bakar Rumah Warga, Ikut Nonton Pemadaman
PALI | Populinews.com – Sebuah rumah milik warga Dusun 8 Desa Semangus, Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI, Kamis (23/1/2025) ludes terbakar tinggal puing. Api diduga berasal dari ulah seorang yang mengalami gangguan jiwa (ODGJ), yang sengaja membakar bangunan tersebut.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, karena pemilik rumah sempat menyelamatkan diri dan meminta bantuan warga sekitar ketika api melahap bangunan rumahnya, yang berukuran sekirar 6×7 meter, berdinding papan dan beratap seng alkan itu.
Tidak ada saksi mata yang melihat bagaimana ODGJ tersebut membakar rumah warga. Menurut pemilik rumah, ia baru mengetahui rumahnya terbakar ketika api sudah menjelar ke atap. ”Kejadiannya sekitr pukul 10:00 WIB pagi, kami tidak tahu tiba-tiba saja api sudah membesar,” ujarnya.
Kepulan asap yang membubung ke udara, sontak saja membuat warga pun berhamburan mendatangi lokasi. Mereka berupaya memadamkan api dengan air seadanya. Tetapi api semakin membesar dan membakar rumah tersebut.
Khawatir api menjalar dan meluas ke bangunan lain, Kepala Desa Semangus, Lian, yang mendapatkan laporan warga segera menghubungi Dinas Damkar dan Penyelamatan Kabupaten PALI. Sekitar setengah jam kemudian, tim Damkar tiba di lokasi dna berhasil memedamkan api.
“Kami khawatir api membesar dan merambat ke rumah warga lainnya, untuk itu kami segera menghubungi pihak Damkar,” imbuh Lian.
Kepala Dinas Damkar Ibrahim Cik Ading membenarkan bahwa kejadian itu akibat sengaja dibakar ODGJ. Sebab, ketika pemadaman dilakukan ia masih berada di sekitar lokasi dan menonton upaya pemadaman.
Beberapa warga juga mengatakan kepada awak media di PALI, bahwa ODGJ yang membakar rumah warga tersebut, diketahui bernama Sudirman, warga Talang Ubi yang memang sering terlihat berada di jalan-jalan Talang Ubi, karena keluarganya sudah tak mampu mengurusnya lantaran sering mengamuk.
Warga berharap, pihak dinas sosial dapat turun tangan menyikapi adanya ODGJ yang sering berkeliaran di jalan-jalan. Selain meresahkan, tindakan mereka yang diluar nalar sering membuat warga jadi takut ketika berpapasan dengan mereka. ”Buktinya ini, dia bisa bakar rumah penduduk, inikan mengerikan jika dibiarkan,” kata seorang warga. (gus)
