LAHAT | Populinews.com – Wakil Bupati Kabupaten Lahat Widia Ningsih.SH.,MH bersama Sekda Lahat Chandra SH.,MM menghadiri acara rapat optimalisasi penggunaan DTSEN pada program pengentasan kemiskinan dan bantuan sosial, acara dilaksanakan di GOR Bukit Tunjuk Kabupaten Lahat, Kamis (19/2/2026).

Dalam arahannya Widia Ningsih menegaskan pentingnya peran aktif seluruh Camat dan Kepala Desa dalam mendukung pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Menurut Widia, langkah ini sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 tentang DTSEN dan Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem. Widia menyampaikan, DTSEN merupakan pondasi utama dalam perencanaan dan pelaksanaan program sosial di daerah.

“Tanpa data yang akurat, mutakhir, dan terpadu, program apapun berisiko tidak tepat sasaran. Karena itu, Camat dan Kades harus bersinergi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) dan DSP3A dalam memverifikasi serta memvalidasi data di wilayahnya masing-masing,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa pemutakhiran data bukan pekerjaan sekali selesai, melainkan proses berkelanjutan yang memerlukan ketelitian dan tanggung jawab moral.

Lanjut Widia, DTSEN ini bukan sekadar daftar nama penerima bantuan, tetapi data terpadu yang menjadi rujukan semua program sosial. Pemutakhiran dilakukan melalui usulan dari tingkat RT/RW, perangkat desa, hingga jalur partisipatif lewat aplikasi SIKS-NG dan Cek Bansos,” jelasnya.

Ia juga menegaskan, proses verifikasi dan validasi melibatkan Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) serta BPS untuk memastikan data benar-benar mencerminkan kondisi riil masyarakat.

“Kalau datanya tidak akurat, risikonya bantuan tidak tepat sasaran. Karena itu, kita harus bekerja teliti dan transparan,” ujarnya. (lh)

Bagikan :