Bupati Muba Apresiasi Inovasi Disnakertrans, Dapatkan Kuota Beasiswa Sawit 2026
** Peserta akan Dididik di AKPY-STIPER Yogyakarta
MUSI BANYUASIN | Populinews.com – Bupati Musi Banyuasin H.M. Toha Tohet bersama Wakil Bupati Kyai Abdur Rohman Husen, memberikan apresiasi tinggi kepada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Muba, yang berhasil mendapatkan kuota program beasiswa Sawit 2026, melalui pendanaan penuh dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).
Sebagaimana diketahui BPDPKS adalah lembaga di bawah Kementerian Keuangan yang bertugas menghimpun, mengelola, dan menyalurkan dana perkebunan untuk pengembangan kelapa sawit berkelanjutan, seperti peremajaan sawit, pemenuhan biodiesel, dan peningkatan sumber daya manusia.
Dalam kontek pengembangan sumber daya manusia di sektor perkebunan sawit, Disnakertrans Muba melakukan kerjasama dengan Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta (AKPY Stiper). Ini adalah lembaga perguruan tinggi vokasi 1 tahun (Diploma 1) yang didirikan oleh Yayasan Pendidikan Kader Perkebunan Yogyakarta (YPKPY) sejak tahun 2017 lalu.
Secara nasional untuk tahun 2026 ini, Beasiswa SDM Sawit BPDPKS dibuka untuk pekebun, keluarga pekebun, karyawan, pengurus koperasi, dan ASN/penyuluh di sektor sawit.
Program ini menyediakan 4.000+ kuota kuliah gratis (Vokasi/Akademik) dengan fasilitas penuh (biaya kuliah, uang saku, asrama, magang). Program ini tak lain untuk meningkatkan kualitas SDM dan industri sawit.
Bupati Muba menilai, langkah Disnakertrans Muba ini merupakan terobosan cerdas dalam menyediakan akses pendidikan tinggi bagi putra-putri daerah tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Kami sangat mengapresiasi kinerja Disnakertrans Muba. Di saat kita sedang melakukan efisiensi, mereka tetap lincah bergerak menjemput bola program pusat melalui kerja sama dengan AKPY-STIPER Yogyakarta,” tegas Bupati H.M. Toha Tohet.
Menurutnya ini adalah wujud nyata program Toha-Rohman untuk Muba Maju Lebih Cepat. Melalui beasiswa non-APBD ini, Muba sudah menyiapkan pondasi kuat untuk memutus rantai kemiskinan dan menurunkan angka pengangguran di masa depan.
SDM Kompeten dan Siap Kerja
Kepala Disnakertrans Muba, Herryandi Sinulingga AP, dalam pertemuan dgn Bupati Toha, Sabtu (28/3/2026) menjelaskan bahwa kolaborasi ini difokuskan pada pendidikan vokasi yang link and match dengan kebutuhan industri.
“Sesuai arahan Bapak Bupati, kami menjalankan peran sebagai fasilitator agar kuota beasiswa full scholarship ini benar-benar dinikmati oleh warga Muba. Melalui pendidikan vokasi D1 dan D2 di AKPY-STIPER Yogyakarta, kita cetak tenaga ahli yang siap pakai di sektor kelapa sawit yang merupakan komoditas unggulan kita,” ujar Herryandi Sinulingga.
Sementara itu Dosen AKPY-STIPER Yogyakarta, Arief Panca Putra, STP., M.Si, juga memberikan penjelasan mendalam mengenai teknis pelaksanaan dan keunggulan program yang didesain khusus untuk mencetak praktisi perkebunan andal ini.
DIkatakan pendaftaran akan dilakukan sepenuhnya secara daring (online) pada periode Mei hingga Agustus 2026. Ini adalah peluang emas karena seluruh biaya, mulai dari biaya kuliah, asrama, hingga uang saku, ditanggung penuh oleh BPDPKS.
”Kami mencari talenta muda dari keluarga pekebun hingga pekerja kebun di Muba untuk dididik secara profesional. Secara teknis, seleksi akan dilakukan transparan melalui tes tertulis, wawancara, dan medical check guna memastikan mereka siap menjadi pilar kemajuan industri sawit Indonesia,” jelas Arief Panca Putra.
Untuk memastikan informasi ini sampai ke pelosok desa, Disnakertrans Muba akan menggelar sosialisasi intensif pada:
- Sesi 1 (Wilayah Lawang Wetan): Rabu, 1 April 2026 di Aula SMKN Lawang Wetan.
- Sesi 2 (Wilayah Sungai Lilin): Jumat, 3 April 2026 di Kantor KPKS Suka Makmur.
Bagi calon pendaftar yang ingin berkonsultasi lebih lanjut, dapat memantau portal resmi di www.beasiswasdmsawit.id atau menghubungi layanan hotline di nomor +62 822-4411-1225 dan +62 857-4756-0111. (dm/kom)

