Selesaikan Masalah, Pemkab Muara Enim Minta PT MHP Musyawarah dengan Masyarakat

42 views

MUARA ENIM | Populinewa.com – Pemerintah Kabupaten Muara Enim dalam hal ini asisten 1 bidang Pemerintah dan Kesra Tegu Jaya memimpin langsung rapat sengketa lahan antara PT Musi Hutan Persada ( MHP) dengan Masyarakat Desa Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim di ruang rapat serasan sekundang,  Senin ( 11/5/2020).

Pemerintah Kabupaten Muara Enim dalam hal ini memberikan fasilitas kepada kedua belah pihak untuk saling bermediasi. Pemkab Muara Enim selaku penengah (Mediator) meminta PT Musi Hutan Persada (MHP) untuk membicarakan permasalahan ini bersama dengan pemerintah setempat, dalam hal ini, kades, Camat Tanjung Agung, KPH, Mengelolah Hutan Bersama Masyarakat (MHBM) Desa Tanjung Agung, dan masyarakat.

Sementara itu, dari pihak PT MHP yang diwakilkan Ir Harnadi Panca Putra, Deputi produksi tanaman PT MHP menyetujui atas saran dari Pemkab Muara Enim, dengan bermediasi.

Awal dari sengketa lahan dengan masyarakat Desa Tanjung Agung bermula adanya kesalah pahaman antara pihak perusahaan dan masyarakat, pihak perusahaan mengklaim bahwa tanah yang di tempati warga tersebut merupakan hutan produksi PT MHP.

Sengketa yang berlarut semenjak tanggal 16 April 2020 tidak kunjung mendapatkan jalan tengah, sementara itu dari pihak masyarakat yang diwakilkan oleh Alkomar LSM Peduli Tanjung Agung menyesalkan atas tindakan perusahaan dalam hal ini tidak melakukan mediasi terlebih dahulu.

Pihak KPH Sumsel mengatakan bahwa memang benar lahan yang akan di tanami oleh PT. MHP merupakan wilayah hutan produksi yang telah ditetapkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI.

Selain untuk kedua belah pihak duduk bersama dan menyelesaikan permasalah ini, Asisten I meminta agar PT. MHP untuk memasang patok tanah yang menjadi wilayah perusahan agar tidak ada permasalahan yang serupa dilain waktu.

“Semuanya dilakukan dengan mediasi, tidak saling salah menyalahkan, ikuti aturan dan kebijakan yang ada, sehingga memperoleh musyawarah dan mufakat bersama, demi kepentingan masyarakat dan perusahaan,”pungkasnya. (Deri Zulian)

Bagikan :

Posting Terkait