Bupati Natuna Drs Hamid Rizal

Populi Natuna- Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal, optimis tidak lama lagi Natuna dan Anambas akan menjadi sebuah Provinsi Khusus.

“Kita harus optimis, tak boleh ragu ragu. Saya itu sudah mencanangkan hal ini sejak tahun 2005,” ujar Hamid Rizal ketika ditemui pewarta disela acara syukuran program TMMD ke 110 di Lapangan Tembak Makodim 0318/Natuna, Jumat (9/4)

Dirinya mengaku sejauh ini respon pemerintah pusat cukup baik. Seluruh kajian dan proposal pemekaran pun sudah diserahkan.

“Tinggal tunggu presiden saja. Hari ini kalau presiden bilang ya, besok langsung jadi,” ujarnya.

Sementara itu, ketika disinggung terkait rencana Musyawarah Besar (Mubes) yang akan digelar Tim Sembilan dari Natuna bersama tim pemekaran dari Anambas, Hamid pun menilai itu merupakan langkah yang tepat.

“Dengan adanya Panitia Mubes dan akan dilaksanakanya Mubes, ini akan mendorong agar lebih cepat lagi langkah kita dalam pemekaran Natuna,” sebut Hamid.

Sedangkan terkait komentar Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), yang menilai wacana pemekaran ini terlalu dini, Hamid Rizal enggan menanggapi serius.

Wabub Natuna Ngesti YS

“Itu tak ada urusan, dia setuju tak setuju kalo presiden bilang setuju ya jadi barang itu. Orang ngomong bebas, tak ada masalah itu, tak usah dibesar-besarkan. Anggap saja hanya bercanda dia,” pungkas Hamid.

senada dengan Bupati Natuna Wakil Bupati Natuna, Ngesti Yuni Suprati juga optimis akan rewujudnya perjuangan politik ini, untuk itu Ngesti  mengajak semua pihak, untuk bersama-sama berjuang mewujudkan pembentukan Provinsi Natuna.

Dengan peningkatan status daerah di ujung utara Indonesia tersebut menjadi provinsi, Ngesti meyakini, akan berbanding lurus dengan peningkatan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat.

“Mari kita sama-sama berjuang mewujudkan (Provinsi Natuna, red), agar pembangunan Natuna lebih baik ke depannya,” ujarnya saat sambutan acara Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Natuna Tahun Anggaran 2021, di Gedung Sri Serindit,

Ngesti berharap, semua pihak dapat mendukung dan berjuang dalam mewujudkan pembentukan Provinsi Natuna termasuk pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.

Ngesti juga mengklaim pembentukan Provinsi Natuna sudah mendapatkan dukungan dari Gubernur Kepri, Ansar Ahmad.

“Pak Gubernur (Kepri, red) Ansar Ahmad juga sudah mendukung,” ujar mantan Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Natuna ini.

ketua DPRD Natuna Daeng Amhar

Di konfirmasi terpisah Ketua DPRD Natuna  Daeng Amhar menyatakan mendukung wacana pemekaran provinsi khusus Natuna-Anambas.

Menurut Daeng Amhar, dengan terwujudnya provinsi Natuna-Anambas, akan mendekatkan rentang kendali, meningkatkan daya saing ekonomi, serta meningkatkan taraf hidup masyarakat.

“Saya secara pribadi mendukung wacana pemekaran provinsi Natuna-Anambas. Karena rentang kendali kita jauh ke provins,” ujar Amhar di kantor DPRD Natuna, pekan lalu di Natuna.

Wacana pemekaran tidak lepas dari dari Natuna sebagai daerah pertahanan dan daerah terluar. Untuk itu, pembangunannya perlu ditingkatkan.

Salah satu caranya kata Amhar yakni dengan meningkatkan status otonomi, dari pemerintah kabupaten menjadi pemerintah provinsi.

Alasan kuat lainnya yaitu mengenai geopolitik, dimana geografis Natuna sendiri berada di daerah perbatasan sehingga perlu diperkuat.

SDementara Ketua DPRD Anambas, Hasnidar yang dihubungi pewarta juga menyatakan mendukung sepenuhnya akan pemekaran Provinsi Natuna-Anambas.

Bahkan dirinya mengapresiasi langkah Tim 9 Natuna yang akan berkunjung ke Kabupaten Kepulauan Anambas.

Ketua DPRD KKA Hasnidar

“Kalau kita sih mendukung saja, mana yang terbaik buat masyarakat Natuna dan Anambas. Jika memang memungkinkan pemekaran dilakukan secepatnya,” ujar Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas, Hasnidar yang dikonfirmasi terpisah

Hasnidar juga menyampaikan jika memungkinkan tim pemekaran kedua Kabupaten duduk bersama satu meja dan merumuskan apa yang menjadi cita-cita bersama.

Dia juga berharap jika memang pemekaran Natuna dan Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) menjadi satu provinsi sangat baik karena kedua daerah ini merupakan daerah perbatasan dengan beberapa negara tetangga.

Sementara itu, Ketua Tim 9 Pembentukan Provinsi Natuna Anambas, Umar Natuna kembali mengajak seluruh elemen masyarakat di Natuna dan Anambas, untuk terus merapatkan barisan dan menjalin kebersamaan dan pantang menyerah.

“Insya Allah terwujud, dalam waktu dekat kami akan melakukan kunjungan ke Kabupaten Kepulauan Anambas,” pungkas Uma Natuna(red)

 

 

(red)

 

Bagikan :