Hindari Kerumunan, Shalat Ied di Masjid Agung Palembang Dipercepat
PALEMBANG | Populinews.com — Sejumlah masyarakat kota Palembang, yang hendak ikut berjemaah Shalat Idul Fitri di Masjid Agung Palembang, Kamis (13/5/2021), banyak yang ‘kecele’ karena ternyata pelaksanaan shalat Ied tersebut dilaksanakan satu jam lebih awal, dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Para jemaah yang berdatangan dari berbagai penjuru kota Palembang, umumnya mengira shalat Ied dimulai pukul 07.00 Wib, sebagaimana kebiasaan tahun sebelumnya. Namun, pada 1 Syawal 1442 Hijriah ini, Shalat Ied sudah dimulai pukul 06.05 WIB. Saat itu jumlah jemaah yang hadir tak labih 70 orang saja. Shalat pun hanya berlangsung sekitar 25 menit.
Semua jemaah yang ikut shalat Ied di mesjid bernama Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo ini pun rupanya jemaah yang sudah hadir sejak shalat subuh. Mereka umumnya warga yang tinggal di sekitar mesjid.
Sedangkan warga yang agak jauh, baru berdatangan setelah pukul 06:30 Wib. Tak sedikit jemaah yang terheran-heran, karena jalan depan mesjid tidak ditutup. Mereka, baru sadar setelah ada jemaah yang memberitahu bahwa shalat Ied sudah selesai dilaksanakan karena dipercepat.
Alhasil, jemaah yang terus berdatangan terpaksa putar balik mencari mesjid ke kampung-kampung terdekat. Bahkan tak sedikit yang kembali ke rumah masing-masing.
”Memang pelaksanaan shalat Ied ini dipercepat satu jam. Memang tidak ada pengumuman resmi, karena menghindari kerumunan umat. Sekarang Palembang masih zona merah, dan ada imbauan pemerintah jemaah yang shalat ied tidak boleh lebih dari 30 persen kapasitas,” ujar Abdullah, salah seorang pengurus Mesjid Agung, kepada popuinews.com.
Memang, dalam catatan populinews.com, setiap pelaksaaan shalat Idul Fitri maupun Idul Adha di Mesjid kebanggaan wong Palembang ini, memang selalu padat. Ratusan ribu jemaah dari seberang Ilir dan Seberang Ulu tumplek hingga ke jalan raya bahkan ke sebagian Jembatan Ampera, dan jalan pupun di tutup hingga pelaksanaan shalat selesai. (dm)
