RSMH Palembang akan Gelar Vaksinasi Massal, Dinkes Bantu 10.000 Vial Vaksin

PALEMBANG | Populinews.com — Rumah Sakit Umum Muhammad Hoesin Palembang, berencana menggelar vaksinasi massal untuk masyarakat yang sama sekali belum mendapatkan layanan suntuk vaksin. Kegiatan ini didukung penuh Dinas Kesehatan Kota Palembang dengan menyediakan 10.000 Vial Vaksin untuk digunakan.
“Rencananya Hari Sabtu tanggal 10 Juli 2021, kita akan mengadakan vaksinasi masal di disi (RSMH palembang-red). Ini adalah upaya percepatan vaksinasi di kota palembang, yang disejalankan dengan program nasional, guna menekan angka kenaikan dan kematian akibat Covid-19. Mudah-mudahan upaya ini akan membuahkan hasil dengan baik,” ujar Dirut Utama RSMH Palembang, dr. Bambang Eko Sunaryanto, Sp.kJ. MARS, usai rapat bersama Dinas Kesehatan Kota Palembang, Jumat (2/7/2021) sore .
Dalam rapat ini, Dirut RSMH juga menyertakan dr. Msy. Rita dewi, M.S. Sp.A(K), MARS selaku direktur SDM pendidikan dan penelitian serta beberapa Staf. Dengan dari DInas Kesehatan, secara langsung dihadiri Plt. Kepala Dinas Kesehatan dr.Fauzia, M.Kes dan Staf dinkes
Dr. Bambang mengatakan sepanjang pertemuan juga dibicarakan juga mengenai teknis pelaksanaan dan berbagai persiapan yang dibutuhkan. Termasuk jumlah tenaga medis vaksinator yang akan dikerahkan.
”Kita mempersiapkan semuanya agar program ini berjalan sesuai dengan terget. Mengenai terget waktu, akan disesuai dengan kondisi di lapangan,” katanya.
Ia juga menjelaskan, bahwa pemerintah kota Palembang, melalui Dinas Kesehatan, sangat mendukung program ini dengan menyiapkan 10.000 vial vaksin untuk digunakan. ”Mengenai kesiapan tenaga medis, RSMH sangat siap, bahkan sudah ada tim yang akan melayani warga yang datang untuk disuntik vaksin,” tambahnya.
Masyarakat sudah 70%
Sementara itu mengenai perkembangan vaksinasi di Palembang, bersadarkan data yang tercatat di Dinkes, per 2 juli 2021 Jumlah masyarakat yang sudah divaksin dosis pertama sebanyak 201.452 orang (70%). Sedangkan vaksin dosis kedua sebanyak 117.527 orang atau 41%.
Adapun masyarakat yang divaksin yakni dari kalangan tenaga kesehatan, petugas publik, dan lansia. Mereka adalah sasaran pada program vaksinasi tahap kedua.
Khusus tenaga kesehatan, dari target 14.780 orang, telah divaksinasi dosis pertama sebanyak 17.682 orang atau melebih target sasaran. Sedang pada dosis kedua sebanyak 14.867 orang. Semuanya yang sudah divaksinasi.
Untuk kelompok pelayan publik, dengan sasaran sebanyak 88.665, yang sudah disuntik vaksin dosis pertama sebanyak 150.459, (169%) atau jauh melebih target. Sedangkan dosis kedua sebanyak 73.804 orang atau 83%.
Kemudian untuk golongan lansia dengan sasaran 181.030, yang sudah divaksinasi dosis pertama sebbanyak 33.311 orang atau 18%. Untuk dosis kedua sebanyak 28.856 orang atau baru 16%.
Vaksinasi Covid-19 diberikan dua dosis dan penyutikannya dilakukan sebayak dua kali. Hal itu dilakukan untuk mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity terhadap serangan virus tersebut. (dm)
Penukis : Dahri Maulana

