Angka Capaian Vaksinasi di Palembang Rendah, Ketersediaan Vaksin Jadi Kendala

PALEMBANG | Populinews.com — Upaya percepatan dan peningkatan angka capaian Vaksinasi di Kota Palembang, masih terkendala ketersediaan vaksin. Untuk itu Pemko Palembang meminta Dinas Kesehatan mencari solusi.
Pernyataan itu disampaikan Sekretaris Daerah Kota Palembang, Drs. Ratu Dewa, M.Si Rabu (4/8/2021), usai mengadakan rapat koordinasi teknis melalui video conference, mengenai Evaluasi Perkembangan Kasus Covid-19 terkait pelaksanaan PPKM Level 4 di Palembang. Rakor virtual melibatkan Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian tersebut di Rumah Dinas Walikota Palembang.
Ratu Dewa yang didampingi Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang, dr. Fauzia, M.Kes beserta Kadinsos, Kasat Pol PP, Kadishub dan kabag Hukum, mengatakan Angka capaian vaksinasi Covid-19 di Kota Palembang masih belum maksimal. Data dari Dinas Kesehatan kota ini, per tanggal 3 Agustus 2021, angka capaian vaksinasi dosis pertama baru 28 persen dan dosis dua baru 14 pesen.
“Ya, memang masih minim. Tapi, saat ini untuk ketersediaan vaksin kita sudah mendapatkan alokasi untuk vaksin ketiga yang ditujukan kepada nakes. Dan akan lagi datang vaksin untuk tahap dua,” ujarnya
Terbatasnya vaksin yang didapat, membuat Pemkot Palembang mesti mencari solusi terkait ketersediaan vaksin. “Tadi Pak Wali Kota juga bilang ke Dinkes untuk mencarikan solusi-solusi dalam bentuk kerja sama untuk masalah vaksin ini lewat vaksin gotong royong. Agar masyarakat Palembang cepat mendapatkan vaksin dan ini sedang diupayakan karena capaian kita masih kecil,” kata Dewa.
Sementara itu, berdasarkan update data yang diperoleh Populinews.com, hingga Selasa 3 Agustus 2021 Jumlah masyarakat yang sudah divaksin dosis ke-1 mencapai 345.562 orang (28%) sedangkan pada Vaksin dosis ke-2 sebanyak 186.562 orang atau baru kisaran 15%
Adapun masyarakat yang divaksin yakni dari kalangan tenaga kesehatan, petugas publik, dan lansia. Merekan adalah sasaran pada program vaksinasi tahap kedua.
Sasaran tenaga kesehatan sejumlah 14.780 orang tenaga kesehatan (nakes ) telah divaksinasi COVID-19 dosis ke 1 sejumlah: 14.897 orang (101 %) dari sasaran yang sudah divaksinasi, sedang pada dosis ke 2 sejumlah : 13.548 orang (92%) yang sudah di Vaksinasi.
Pada pelayan publik dengan sasaran sejumlah 88.665, yang sudah vaksinasi dosis ke 1 sejumlah 237.562 (125%) sedangkan pada dosis ke 2 sejumlah 119.261 orang (63%)
Pada lansia dengan sasaran 181.030, Lansia yang sudah divaksinasi dosis ke 1 dengan jumlah 35.496 orang (20%) dan pada dosis ke 2 dengan jumlah 30.082 orang (17%).
Kemudian sejak 1 juli 2021 lalu juga dibuka vaksinasi tahap III dengan sasaran masyarakan rentan, umum dan remaja.
Pada Masyarakat Rentan dan Umum dengan sasaran 664.717, Masyarakat yang sudah divaksinasi dosis ke 1 dengan jumlah 50.089 orang (8%) dan pada dosis ke 2 dengan jumlah 23.244 orang (3%)
Pada Remaja dengan sasaran 192.667, Remaja yang sudah divaksinasi dosis ke 1 dengan total 7.518 orang (4%) dan pada dosis ke 2 dengan jumlah 846 orang (0%). (dm)
