Pj Bupati Muara Enim H Nasrun Umar SH MM saat menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

MUARA ENIM  | Populinews.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim menggelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2021, bertempat di Halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Muara Enim, Jumat (01/10/2021).

Seluruh ASN dan jajaran OPD Muara Enim mengikuti upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila

Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut, didaulat sebagai Inspektur Upacara Penjabat (Pj) Bupati Muara Enim Dr H Nasrun Umar SH MM.

Turut hadir pada kesempatan itu, Ketua DPRD Muara Enim, Dandim 0404/Muara Enim, Kapolres Muara Enim, Ketua Pengadilan Agama, Kakankemenag, Subden Pom, TNI/Polri, ASN, Sat Pol PP Muara Enim, para pelajar dan mahasiswa serta unsur Porkompinda Pemkab Muara Enim.

Ketua TP PKK Muara Enim Hj Renny Devi A Nasrun Umar pose bersama

Pj Bupati Muara Enim Dr H Nasrun Umar SH MM yang akrab disapa HNU dalam sambutannya mengatakan, makna dari pada peringatan Hari Kesaktian Pancasila adalah sebagai Reminder bahwa pancasila ini muncul dari nilai-nilai kehidupan yang ada yang kemudian dijadikan suatu dasar dalam sikap hidup bangsa Indonesia atau sering disebut dengan way of life.

HNU saat akan memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila

HNU menerangkan, kesaktian Pancasila telah terukur dan teruji terbukti dari sudah 76 tahun Indonesia berdiri dilandaskan atas Pancasila. Oleh karena itu, dirinya yakin Pancasila telah menyatu dihati sanubari para penyelenggara negara.

“Sudah seharusnya kita sebagai generasi penerus bangsa untuk selalu memperingati Hari Kesaktian Pancasila setiap tahunnya karena sejatinya pancasila yang menjadi dasar negara kita telah mengantarkan bangsa kita menjadi bangsa yang besar,” ucap HNU.

Unsur Forkopimda Muara Enim pose bersama.

HNU menambahkan, Hari Kesaktian Pancasila, kata dia, memiliki makna sebagai hari perkabungan nasional karena adanya tragedi penculikan dan pembunuhan yang dilakukan oleh pemberontakan G30SPKI.

“Hari kesaktian pancasila ini memiliki makna sebagai hari berkabung nasioanla atas wafatnya enam pahlawan revolusi ini dan tak hanya itu pasca tragedi tersebut, terjadi pembersihan semua unsur pemerintahan dari pengaruh PKI mulai dari angota organisasi hingga simpatisan partai komunis ini,” pungkasnya. (Fachri Almatin/ Kominfo Pemkab Muara Enim)

Bagikan :