Kasi Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kota Palembang, Yudhi Setiawan. (F/Ist)

PALEMBANG | Populinews.com – Dinas Kesehatan Palembang melakukan evaluasi dan akurasi data warga yang terpapar dan meninggal akibat Covid-19. Ternyata 90% para korban tersebut adalah orang-orang yang belum divaksin.

“Secara umum orang yang terpapar dan meninggal karena Covid-19 lebih banyak yang belum divaksin ketimbang yang sudah divaksin,” ungkap Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Palembang Yudhi Setiawan Sabtu (20/11) di Palembang.

Fakta ini menurut Yudhi, tentunya harus menjadi pelajaran bagi masyarakat untuk bersedia dan tidak ragu menjalani vaksinasi, serta tetap menerapkan protokol kesehatan untuk meminimalisir penularan virus.

Menjawab pertanyaan mengenai rincian data tersebut, Yudhi mengaku belum menyelesaikan tuntas rincian data tersebut. ”Datanya masih kita klasifikasi. Namun secara umum, catatan status orang yang terpapar virus corona, termasuk yang meninggal, rata-rata belum divaksin dan kemungkinan besar imunitasnya lemah.

Selain korban belum divaksin, ada juga korban Covid-19 yang sudah divaksin. Ini juga membuktikan bahwa meski sudah divaksin, bukan berarti seseorang dapat bebas dari penularan. Penerapan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin menjadi cara tepat agar meminimalisir terkonfirmasi dan risiko buruk yang ditimbulkan.

Hal ini dibuktikan dengan kasus tambahan kasus terkonfirmasi positif pada 16 November 2021. Dari tiga kasus, dua di antaranya tercatat sudah dua kali menjalani vaksinasi. “Tapi dua pasien yang sudah divaksin itu lebih cepat sehat ketimbang pasien belum divaksin,” kata dia.

Kepala Dinkes Sumsel Lesty Nurainy mengatakan, pihaknya terus melakukan vaksinasi di seluruh kabupaten dan kota dengan berbagai metode, seperti jemput bola, undangan, maupun secara massal, dan lainnya. Hal itu bertujuan agar warga bersedia divaksin tanpa ada keraguan dan ketakutan.

“Setiap hari digelar di setiap fasilitas pelayanan kesehatan atau di tempat-tempat umum secara massa,” kata dia.

Hingga 16 November 2021, sebanyak 3.125.967 warga Sumsel atau 49,59 persen sudah divaksin dosis satu. Sedangkan dosis dua sebanyak 28,48 persen dari jumlah sasaran 6.303.096 orang dan dosis ketiga sebanyak 70,26 persen.

“Angkanya terus naik seiring gencarnya vaksinasi. Kami targetkan akhir tahun sudah tembus 70 persen dan awal tahun nanti sudah tercapai kekebalan komunal,” pungkasnya. (dm)

Penulis : Dahri Maulana

Bagikan :