Wawako Palembang Ingin Semua Puskesmas Gencar Ajak Warga Ikuti Vaksinasi

PALEMBANG | Populinews.com – Meski program vaksinasi digelar secara masif setiap hari di semua Puskesmas dan Faskes lainnya di Kota Palembang, namun kesadaran masyarakat untuk bersedia divaksin, masih perlu terus didorong dengan sosialisasi yang lebih gencar. Bahkan jika perlu lakukan jemput bola.
Pernyataan itu disampaikan Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda, ketika meninjau pelayanan di Puskesmas Padang Selasa dan 23 Ilir, Selasa (7/12/2021). Ia menyebutkan Pemerintah Kota Palembang berupaya keras agar target vaksinasi Covid-19, bisa terwujud 100 persen dan herd imunity sudah terbentuk pada akhir tahun ini.
“Vaksinasi harus digencarkan. Apalagi Palembang saat ini kembali masuk ke level 2. Ini artinya ada yang perlu kita perbaiki. Setelah kita lihat dan pantau, ternyata ada beberapa kelompok usia yang masih di bawah 60 persen. Oleh karena itu puskesmas kita imbau terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya bagi lansia agar mengikuti vaksin,” kata Fitrianti.
Selanin itu, lanjut Fitrianti, warga Palembang mesti mengetatkan lagi displin protokol kesehatan. Soalnya, kota ini kembali berstatus zona kuning setelah sebelumnya selama dua bulan terakhir dalam zona hijau Covid-19.
“Imbauan kita masyarakat tetap displin protokol kesehatan dengan selalu memakai masker, menjaga jarak, cuci tangan,” ujarnya.
Wawako juga berharap semua Puskesmas, tidak hanya menunggu warga yang datang mendaftar untuk divaksin. Lakukan upaya sosialisasi lebih gencar kepada warga tentang pentingnya vaksinasi massal ini. Selanjutnya berikan kemudahan dan layani dengan baik, jangan ada warga yang terhambat setelah mereka datang ke Puskesmas.
Cara kerja seperti ini, lanjut Wawako, juga harus berlaku jika ada masyarakat yang terkendala tidak bisa berobat lantaran belum mendapatkan kartu KIS, atau tidak ada biaya untuk berobat. Mereka, cukup membawa kartu identitas (KTP). Karena hal ini sudah menjadi kebijakan pemerintah, tanpa adanya pungutan biaya,” tegasnya.
BOR Makin Turun
Jika dilihat dari update data yang dipublish Dinas Kesehatan Kota Palembang, sebenarnya kasus Covid-19 di Kota ini terus menurun, bahkan sudah ke titik nol penambahan. Ini juga berimbas pada tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) yang juga menurun.
Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kota Palembang, Yudhi Setiawan, mengatakan, data per tanggal 7 Desember 2021, angka kasus terkonfirmasi di Palembang hanya 2 kasus. Total, sejak awal pandemi, kasus terkonfirmasi Covid-19 sebanyak 30.400 kasus.
“Ya, untuk kasus harian, kita alhamdulillah sedikit. Bahkan, kadang tidak ada sama sekali, sehingga bed occupancy ratenya juga hanya 3,85 persen sejak awal Desember 2021 lalu,” ujar Yudhi di tempat terpisah.
Meski begitu, Yudhi menyebut dinas kesehatan tetap meminta rumah sakit menyiapkan ruangan untuk pasien covid.
“Untuk ketersediaan kamar tidur pasien Covid-19, setiap rumah sakit juga masih menyiapkan. Jumlah total ruang tidur Covid-19, dari 18 rumah sakit penyelenggara pelayanan Covid-19 di Kota Palembang sebanyak 727 tempat tidur,” ujar Yudhi.
Ia mengatakan melandainya kasus ini tentu adanya upaya percepatan vaksinasi yang juga tengah gencar dilakukan oleh pemerintah. (dm)
Penulis : Dahri Maulana

