JAKARTA | Populinews.com — Kadiv humas Mabes Polri, Irjen Pol. DR.Dedy Prasetyo M.Hum, M.Si, M.M dalam konfrensi pers di Mabes Polri, Jumat (15/7), menyatakan permintaan maaf kepada 2 awak media yang menjadi intimidasi saat melakukan kegiatan peliputan di sekitar rumah Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo, yang baru-baru ini terjadi kasus Polisi tembak Polisi.

“Anggota polisi yang telah melakukan tindakan intimidasi, telah di ketahui dan di amankan. Selanjutnya akan di serahkan kepada divisi Profesi dan Pengamanan (DivPropam) untuk dilakukan pemeriksaan dan akan di berikan tindakan tegas. Saya menyesal atas kejadian itu”. Tutur Dedi.

Walaupun tidak mengungkapkan jati diri oknum polisi tsb. namun para awak media meng-apresiasi atas kecepatan dan permintaan maaf Polri dalam kasus intimidasi terhadap wartawan ini.

Kadiv humas Polri juga mengatakan “Pimpinan Polri saat ini, berkomitmen akan melakukan kerjasama, bersinergi kepada seluruh elemen bangsa, Polri juga meng-apresiasi atas peran pers dalam menyampaikan & mensosialisasikan program-program Kepolisian”.

Karena itu, Dedi menghimbau kepada anggota Polisi di lapangan agar tidak menghalangi tugas wartawan/Jurnalis dalam mencari informasi dan melakukan peliputan.

“Anggota polisi juga harus betul-betul paham bahwa teman-teman jurnalis dalam melaksanakan tugas jurnalistik dilindungi oleh konstitusi,” ucap Dedi.

Turut hadir dalam konfrensi pers tsb. 2 awak media yang menjadi korban intimidasi. (rahmat)