Wakili Kapolri, Kadiv Humas Polri Hadiri Puncak HPN 2025 di Pekanbaru Riau
**Wartawan adalah Mitra Polri dalam Membangun Bangsa
PEKANBARU | Populinews.com – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo diwakili oleh Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Sandi Nugroho, S.I.K., didampingi oleh Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal menghadiri puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2025 di Pekanbaru Riau, Minggu (9/2/2025)
Saat diwawancarai oleh awak media, Irjen Pol Sandi menegaskan bahwa wartawan adalah mitra strategis Polri dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta membangun bangsa menuju Indonesia Emas 2045.
“Wartawan adalah mitra Polri yang wajib membangun bangsa dalam langkah menuju Indonesia Emas 2045. Kami mengapresiasi peran pers yang terus memberikan informasi akurat dan membangun kesadaran publik,” ujar Sandi.
Ketika ditanya mengenai harapan Polri terhadap Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) ke depan, Kadiv Humas berharap agar para wartawan semakin maju dan hebat, sehingga tetap berkontribusi dalam pembangunan bangsa.
“Semoga wartawan lebih maju dan hebat hingga dapat tetap berperan dalam membangun bangsa kita, Indonesia,” tambahnya.
Dalam acara tersebut, para wartawan senior menggelar Deklarasi Wartawan Berintegritas yang dipimpin oleh Tribuana Said dan didampingi sedikitnya 30 wartawan senior lainnya, termasuk Ilham Bintang, Atal S. Depari, dan Wina Armada.
Dalam deklarasi tersebut, mereka menyerukan agar wartawan tetap menjunjung tinggi kode etik jurnalistik dan menolak segala bentuk korupsi dalam menjalankan tugasnya.
“Pers harus tetap menjadi pilar keempat demokrasi yang independen dan bersih. Jangan ada wartawan yang korupsi dalam menjalankan tugasnya,” tegas Tribuana Said saat membacakan
Pernyataan ini mendapat dukungan luas dari insan pers yang hadir dalam HPN 2025. Mereka menegaskan komitmen untuk tetap menjaga profesionalisme dan tidak tergoda oleh kepentingan yang dapat merusak integritas pers.
Sementara itu, Ketua Umum PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang, dalam pidatonya mengakui bahwa PWI saat ini tidak dalam kondisi yang baik-baik saja. Hal ini mengundang perhatian peserta HPN 2025, mengingat PWI sebagai organisasi wartawan tertua di Indonesia memiliki peran strategis dalam dunia jurnalistik nasional.
Acara HPN 2025 juga diisi dengan berbagai diskusi mengenai masa depan jurnalisme di era digital, tantangan kebebasan pers, serta profesionalisme wartawan dalam menghadapi dinamika media modern.
Dengan adanya deklarasi ini, diharapkan insan pers Indonesia semakin solid dalam menjaga integritas dan terus berperan sebagai garda terdepan dalam menyuarakan kebenaran serta membangun bangsa. (*)

