PALEMBANG | Popuinews.com — Menindaklanjuti arahan Gubernur Sumatera Selatan terkait percepatan penutupan Blankspot di Musi Banyuasin, Kepala Dinas Kominfo Provinsi Sumatera Selatan melaukan pertemuan dengan Kepala Dinas Kominfo Musi Banyuasin, Herryandi Sinulingga, untuk membahas langkah-langkah strategis dalam mengatasi masalah blanksport jaringan telekomunikasi di daerah tersebut.

Dalam pertemuan yang berlangsung, Jumat (18/4/2025) tersebut, Kadis Kominfo Muba Herryandi Sinulingga menyampaikan beberapa tindak lanjut yang telah dilakukan, antara lain penyerahan data Blankspot, berbasis koordinat kepada Dinas Kominfo Provinsi Sumatera Selatan dan Kementerian Komdigi RI.

Saat ini, jelas Herryandi di Muba masih terdapat 56 Blankspot di 72 titik yang membutuhkan perhatian. Titik Blankspot tersebut tersebar di wilayah-wilayah yang memang jauh dari jangakauan Base Transceiver Station (BTS) atau stasiun menara pemancar penerima dasar.

Langkah berikutnya adalah melakukan koordinasi dengan Provider Telekomunikasi, seperti Telkom Indonesia, Icon Plus, Telkomsel, XL Axiata, dan Indosat, untuk mempercepat pembangunan infrastruktur jaringan.

Selain itu, Kominfi Muba juga mengejukan permohonan bantuan Gubernur untuk pemasangan internet desa guna meningkatkan aksesibilitas jaringan di daerah pedesaan. Tentu saja dengan memperbanykan BTS, yang merupakan kewenangan Pemerintah Pusat.

Herryandi Sinulingga juga menjelaskan Dinas Kominfo Musi Banyuasin juga melaporkan usulan percepatan pembangunan Blankspot ke beberapa pihak, antara lain: Kementerian Komdigi, dengan harapan mendapatkan perhatian dan bantuan.

Laporan juga disampaikan kepada anggota Komisi I DPR RI yang membidangi komunikasi dan informatika. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan Blankspot di Musi Banyuasin dapat segera ditutup, sehingga masyarakat dapat menikmati akses jaringan telekomunikasi yang lebih baik. (dm/kom)

Bagikan :