Sambangi Tanjung Sakti Pumi, Bupati Bursah Tinjau Infrastruktur dan Balai Benih Ikan
LAHAT | Populinews.com – Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Tanjung Sakti Pumi dalam rangka meninjau infrastruktur pendukung serta potensi sektor perikanan sebagai bagian dari upaya penguatan ekonomi masyarakat melalui optimalisasi potensi perikanan, pertanian, dan perkebunan, pada Jumat (2/1/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Lahat meninjau sejumlah lokasi, di antaranya jembatan gantung di Desa Gunung Karto, Balai Benih Ikan (BBI) di Desa Tanjung Sakti, serta kolam ikan air deras milik warga di Desa Gunung Kembang.
Kepala Desa Gunung Karto, Sirianto, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Bupati Lahat beserta jajaran yang telah meninjau langsung kondisi jembatan gantung di desanya. Ia berharap perbaikan jembatan yang menjadi akses vital masyarakat tersebut dapat segera ditindaklanjuti.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati yang telah berkenan hadir dan melihat langsung kondisi jembatan gantung di Desa Gunung Karto. Besar harapan kami agar perbaikannya dapat segera direalisasikan demi kelancaran aktivitas masyarakat,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Lahat Bursah Zarnubi menegaskan bahwa kunjungan Pemerintah Kabupaten Lahat ke Kecamatan Tanjung Sakti PUMI memiliki beberapa agenda penting. Salah satunya adalah memastikan percepatan perbaikan jembatan gantung yang sempat viral dan mendapat perhatian pemerintah pusat.

“Kita tidak perlu menunggu pemerintah pusat untuk memperbaiki jembatan ini. Pemerintah Kabupaten Lahat akan segera menindaklanjutinya dan melakukan perbaikan secepat mungkin karena ini menyangkut keselamatan dan aktivitas ekonomi masyarakat.” tegas Bupati.
Selain infrastruktur, Bupati Lahat juga menaruh perhatian serius terhadap sektor perikanan. Ia meninjau Balai Benih Ikan (BBI) Tanjung Sakti seluas kurang lebih 0,6 hektare untuk melihat kondisi terkini fasilitas tersebut. Bupati mengungkapkan bahwa BBI, tidak hanya di Kecamatan Tanjung Sakti PUMI tetapi juga di seluruh wilayah Kabupaten Lahat, telah tidak beroperasi selama sekitar 10 tahun terakhir.
“Padahal potensi perikanan di Kabupaten Lahat sangat besar. Di Tanjung Sakti ini mengalir Sungai Manna yang bis amenjadi sumber ekonomi masyarakat,” ujar Bupati. (lh/kom)

