SULTRA | Populinews.com – Perguruan Silat Yayasan Limhar Adab Nasional (YaLhan) Desa OenokandoLi, Kecamatan Tongkuno, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, Kamis (10/2/2022), kembali meluluskan 29 murid terbaiknya setelah menjalani pendidikan selama kurang lebih dua tahun.

Ketua Dewan Pembina Yayasan YaLhan, Jadusin, S.Sos, SIp, MSi, dalam prosesi pemberian sertifikat kepada para murid yang lulus, mengatakan dengan kelulusan 29 murid ini, berarti Perguruan Silat YaLhan, yang berdiri sejak tahun 2014 dengan konsep harmoni dua agama ini, telah meluluskan sebanyak 89 orang murid, dengan predikat mahir dan faham.

”Saya sebagai Ketua Dewan Pembina Yayasan akan terus memperjuangkan perguruan silat ini sebagai perekat kohesi sosial antara kedua agama,” ujarnya. Saat memberikan sambutan Jadusin didampinggi oleh Mahaguru/Ketua Pelatih Yayasan, Laharungku.

Jadusin juga mengatakan, yayasan perguruan silat ini juga telah mendapatkan pengesahan dari Kemenkum HAM pada tahun 2020. Selain pendidikan silat, murid juga diberi materi Bahasa Inggris Dasar, materi ahlak, materi teori bisnis.

”Dengan demikian, nantinya murid-murid tidak hanya mahir dalam ilmu bela diri, tapi juga mampu menghadapi tantangan global,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Umum Ikatan Pencak Silat (IPSI) Kabupaten Muna Sulawesi Tenggara, Fajaruddin Wunanto ST MSi, yang juga Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Muna, dalam sambutannya, menyatakan bahwa IPSI Muna siap memberikan proteksi dan atensi untuk pembinaan murid silat pada yayasan Limhar Adab Nasional.

Hadir dalam kegiatan ini Camat Tongkuno, Drs Laode Busi, Danramil Tongkuno, unsur perwakilan PoLri serta beberapa tokoh masyarakat Desa OenokandoLi. Hadir juga mantan atlet silat Kabupaten Muna, mantan atlet silat tingkat propinsi Sulawesi Tenggara, tokoh adat, tokoh pemuda, dan tokoh perempuan. (dar)