PALEMBANG | Populinews.com – Gubernur Sumsel H. Herman Deru kembali mengingatkan agar masyarakat tidak mengambil hak warga miskin dalam penggunaan LPG 3 Kilogram. LPG jenis dan ukuran yang disubsidi ini sejatinya hanya untuk warga miskin.

”Jangan ambil hak orang lain yang seharusnya mendapatkan subsidi,” ujar Herman Deru saat meninjau Lapangan Program Subsidi Tepat LPG 3 KG diselenggarakan oleh PT. Pertamina Patra Niaga di Pangkalan LPG EM Diana Gandus, Jumat (1/9/2023).

Ia juga berkesmpatan meninjau prosesi verifikasi pendataan membeli Gas Subsidi melalui aplikasi Web subsidi tepat sasaran dengan cukup menginfokan NIK-nya ke Penjual. Ikut mendampingi para Kepala OPD Prov Sumsel.

Gubernur juga mengatakan dirinya mendengar langsung dari Presiden RI Joko Widodo bahwa subsidi untuk LPG mencapai triliunan.

“Bagi masyarakat yang mampu diluar sasaran ini minimal pakai tabung biru yang non subsidi. Tapi banyak yang nakal diluar ini pakai yang 3 kg. Ini Saya anggap point penting ini sama saja dengan mengambil hak orang, ini yang harus juga jadi perhatian. Saya apresiasi kepada yang melaksanakan ini. Managemen distribusi nya baik, pengawasan nya baik. Dengan penyaluran subsidi ini sudah dihitung berapa orang yang berhak dapat , jadi kalau melenceng itulah yang terjadi krisis dan lain sebagainya” ujar HD.

HD mengatakan Kita semua harus berani menegur kepada orang yang tidak berhak menggunakannya. “Kita ini termurah di Sumatera. Mudah-mudahan ini akan selalu berjalan tepat sasaran jangan hanya ceremony saja” pungkas HD.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Sumbagsel Zibali Hisbul Masih mengatakan kegiatan ini merupakan bagian untuk memastikan LPG 3kg ini tepat sasaran dengan melakukan pendataan siapa pengguna subsidi 3kg.

“LPG subsidi 3kg diperuntukkan untuk Rumah Tangga Tidak Mampu, Usaha Mikro, Petani Sasaran, Nelayan Sasaran . Sedangkan Horeka atau Hotel Restoran dan Kafe menggunakan LPG yang non subsidi , agar gas yang subsidi ini hanya dinikmati masyarakat yang berhak . Terimakasih Pak Gubernur atas dukungan dan support nya , karena ini pertama, kali kita melakukan sosialisasi” ujar Zibali. (agt/hms)