WONOSOBO | Populinews.com – Diskominfo Kabupaten Wonosobo mendorong penyebaran pesan Pilkades Serentak 2026 yang damai dan harmonis melalui pelatihan pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) bagi Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) untuk menghasilkan konten digital yang menarik dan informatif.

Kegiatan peningkatan kapasitas bertema “Optimalisasi AI sebagai Media Diseminasi Informasi di Desa” tersebut digelar di Aula Diskominfo Wonosobo, Selasa (20/10/2026). Sebanyak 50 peserta dari 25 KIM mengikuti kegiatan yang berfokus pada pemanfaatan AI untuk menghasilkan konten informasi publik yang menarik, edukatif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat desa.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan dua materi utama. Materi pertama, “Ide Konten Pamflet Pilkades Serentak Wonosobo 2026”, disampaikan Fahrudin Azis. Peserta diajak mengembangkan gagasan pesan publik dengan tema besar “Pilkades Damai, Desa Harmonis, Wonosobo Makin Berkualitas”.

Materi tersebut menekankan pentingnya penyampaian pesan yang mampu mendorong masyarakat menjaga kerukunan, persatuan, dan suasana kondusif selama pelaksanaan pemilihan kepala desa. Melalui konten yang tepat, KIM diharapkan dapat membantu menyampaikan pesan Pilkades damai kepada masyarakat di wilayah masing-masing.

Selanjutnya, Asep Ginanjar menyampaikan materi “Teknik Desain Pamflet Pilkades Wonosobo dengan Pemanfaatan AI”. Dalam sesi ini, peserta mempelajari pemanfaatan AI untuk mengembangkan ide visual, menyusun pesan komunikasi, serta membuat desain pamflet yang menarik dan efektif.

Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Wonosobo, Astin Umariyah, menyampaikan bahwa pemanfaatan AI dapat membantu KIM menghasilkan konten yang lebih beragam dan sesuai dengan karakteristik masyarakat desa.

Menurutnya, KIM memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam menyebarluaskan informasi yang akurat, edukatif, dan bermanfaat bagi masyarakat. Karena itu, kemampuan memanfaatkan teknologi perlu diimbangi dengan tanggung jawab dalam mengelola dan menyampaikan informasi.

“Pemanfaatan AI tetap perlu disertai ketelitian dalam memeriksa kebenaran informasi, menjaga etika komunikasi, serta memastikan bahwa konten yang dipublikasikan tidak menyesatkan masyarakat,” pintanya.

Melalui kegiatan ini, Diskominfo Wonosobo berharap KIM semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi digital dan mampu berkontribusi dalam membangun ekosistem informasi desa yang sehat, partisipatif, serta bertanggung jawab.

Selain meningkatkan keterampilan produksi konten, pemanfaatan AI juga diharapkan mendukung penyebaran pesan-pesan positif menjelang Pilkades Serentak Wonosobo 2026, sehingga masyarakat dapat berpartisipasi dalam proses demokrasi desa dengan tetap menjaga persatuan dan keharmonisan.

(advertorial/sya)

Bagikan :