LAHAT | Populinews.com – Pj. Bupati Lahat Muhammad Farid, S.STP.M.Si, Rabu (26/6/2024), bersama masyaraakt Kecamatan Jarai menggelar Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-XXl sekaligus memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) ke-52 tahun 2024.

Kegiatan ini mengusung Tema “Dengan semangat BBGRM ke XXl tahun 2024, Kita Optimalkan Peran Kelembagaan Masyarakat dalam Menjalin Kebersamaan Membangun Lahat Berfaedah dan Bermartabat”.

Hadir dalam acara ini unsur Forkopimda Kabupaten Lahat, staf ahli dan Assisten serta para Kepala OPD di Lingkup Pemerintah Kabupaten Lahat. Selain itu hadir juga Pj. Ketua TP PKK Kabupaten Lahat beserta anggota, Ketua dan Pengurus Darma Wanita Persatuan Kabupaten Lahat, Camat se-Kabupaten Lahat, TP.PKK Kecamatan dan desa se-Kabupaten Lahat, dan tokoh pemuda serta tamu undangan lainnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Lahat, Darul Efendi, SE.M.Si dalam laporanya menyampaikan tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah sebagai salah satu upaya membangkitkan nilai-nilai yang berkembang di tengah masyarakat dan sebagai bagian dari nilai budaya bangsa serta memperkuat integritas sosial masyarakat di desa dan kelurahan guna memperkuat keutuhan nusa dan bangsa.

”Sudah sewajarnya perlu dilestarikan untuk memperkuat integrasi sosial masyarakat di desa dan kelurahan, serta memperkokoh kedaulatan NKRI,selain itu juga tujuan dari kegiatan ini guna mendukung pelaksanaan pelestarian nilai gotong royong sekaligus menggelorakan kembali semangat melalui peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan,” ujarnya.

Kemudian Pj. Bupati Lahat Muhammad Farid mengatakan kegiatan pencanangan BBGRM ke-XXl dan peringatan HKG PKK ke- 52 diatur dalam peraturan menteri dalam negeri (Permendagri) No 42/2005 tentang pedoman penyelenggaraan BBGRM.

Hal ini bertujuan untuk memberikan semangat dan motivasi terkait strategi kegiatan ekonomi kerakyatan yang nantinya bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, kepada seluruh perangkat daerah dan kepala desa untuk bisa saling gotong royong.

Selain itu juga sebagai bentuk partisipasi dalam program prioritas penurunan stunting dan penanggulangan kemiskinan, sebagai langkah strategis memotong rantai kemiskinan di Kabupaten Lahat.

“Kita mampu mengembalikan kepedulian serta peran aktif lembaga kemasyarakatan desa, sekaligus melanjutkan dan memelihara hasil pembangunan.” katanya.

Ia menghimbau, agar sekiranya kepada masyarakat Kabupaten Lahat terus menggalakkan gotong royong, dan ikut serta melaksanakan pembangunan dengan sistem serta partisipatif.
Dan Budaya gotong royong ini tidak akan hilang kerena merupakan ciri khas Bangsa Indonesia. (lh)

Bagikan :