Perampok di SPBU Tangsel Ternyata Mantan Manager, Uang Rp 18 Juta Diamankan
TANGSEL | Populinews.com – Polres Metro Tangerang Selatan (Tangsel) berhasil menangkap perampok di sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di kawasan Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten, yang terjadi pada Rabu (1/1/2025) lalu.
“Pada Kamis (9/1), kami mengamankan pelaku atau tersangka berinisial IA (34) di daerah Bintaro saat yang bersangkutan pulang kerja,” kata Kapolres Tangerang Selatan Ajun Komisaris Besar Polisi Victor Inkiriwang dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (18/1/2025).
Victor menuturkan dalam melancarkan aksinya pelaku hanya sendirian yang bermodalkan korek api menyerupai bentuk senjata api. Pelaku, kata Victor, sebelum beraksi terlebih dahulu melakukan pengamatan untuk mengetahui jadwal kerja para karyawan.
“Jadi pelaku ini melakukan survey terlebih dahulu ke SPBU itu selama sepekan tepatnya 23 Desember 2024. Untuk mengetahui jadwal karyawan yang akan bekerja pada malam tahun baru,” jelasnya.
Victor menjelaskan pihaknya juga berhasil menyita barang bukti uang senilai Rp18.560.000 dari rumah pelaku. Uang itu merupakan uang sisa hasil merampok yang dilakukan pelaku. Total uang yang digasak sebenarnya Rp 60 jutaNamun setelah dilakukan pemeriksaan uang hasil kejahatan itu sudah digunakan untuk kebutuhan pribadinya. Pelaku juga terlilit hutang dari pinjaman online,” ucapnya.
“Iya benar, kejadiannya pada 1 Januari 2025 sekira pukul 03.00 WIB. Uang Rp60 juta dan satu unit telepon selular milik pegawai SPBU dibawa kabur pelaku,” ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, beberapa Waktu lalu.
Ade Ary menuturkan kejadian bermula saat korban berinisial AF tengah menginput laporan di ruang kantor SPBU didatangi oleh pelaku yang menggunakan jaket salah satu ojek daring. Pelaku yang yang hanya seorang diri itu langsung menodongkan senjata — yang sebenarnnya pistol korek api) ke korban.
“Pelaku menggunakan jaket ojek daring dengan menggunakan motor Honda Beat Street warna hitam tanpa nomor polisi itu, langsung ke ruang office. Pelaku menodong korban dengan senjata pistol korek api tersebut, dan langsung tanya kunci brankas,” jelasnya.
Victor menjelaskan dari tangan tersangka IA pihaknya berhasil mengamankan uang sisa hasil perampokan sekitar Rp18 juta. Dalam aksinya, kata dia, pelaku bekerja seorang diri dan saat melakukan perampokan pelaku menggunakan korek api yang menyerupai senjata api.
“Tersangka ini seorang diri dan melarikan diri, kemudian membuang alat yang menyerupai senjata api di Kali Angke daerah Serpong,” kata Victor.
Tersangka IA, tambah dia, ternyata pernah bekerja di Shell Bintaro, 2016 sampai 2021 sebagai Chief Manager, sehingga yang bersangkutan mengetahui situasi.
“Sebelum melakukan aksinya tersangka ini telah mengamati lokasi dan mengetahui jadwal karyawan yang bekerja pada saat kejadian,” ucap Victor. (rt/hms)

