Penggerbekan Bandar Ganja, Bripda Faras Gugur, Dua Rekannya Masih Dirawat
LAHAT | Populinews.com – Bripda Faras Nahbah Attalah, satu dari tiga anggota Sat Resnarkoba, Polres Lahat yang mengalami luka akibat sabetan pisau bandar narkoba berinisial EB, akhirnya gugur karena pendarahan yang serius. Korban yang sempat dilarikan ke RSUD Basemah Pagaralam ini, tadi sore tiba di rumah duka di Palembang, langsung dimakamkan.
Sementara dua rekannya, Bripka Kuntho Wibisono dan Brigadir Didit Prasetya hingga kini masih menjalani perawatan. Ketika anggota polisi ini diamuk pelaku saat hendak ditangkap di kediamannya, di Desa Simpang III Pumu Kec. Tanjung Sakti Pumu Kabupaten Lahat.
Suasana duka pun terlihat di kediaman Faras, Perumahan Vila Gardena 4, Jalan Jepang Kelurahan Alang-alang lebar, Palembang. Kedatangan jenazah dari Pagaralam, disambut isak tangis para keluarga. Bahkan, ayah korban, Ahmad Fauzi pun tak mampu menahan air mata. ”Anak saya mati sahid, gugur dalam tugas negara,” ujarnya sembari mengusap air matanya.
Setelah dishalatkan, jenazah Faras langsung dimakamkan di tempat pemakaman umum, Kebun Bunga, Sukarami. Upacara pemakaman dipimpin langsung Wakapolda Sumsel, Brigjen Pol Zulkarnain dihadiri Kapolres Lahat serta beberapa PJU Polres serta para keluarga dan sahabat.
Selain Bripda Faras, dua anggota polisi lainnya juga harus menjalani perawatan insentif di rumah sakit usai mendapat perlawanan sengit kompolotan bandar narkoba yang meresahkan masyarakat Lahat khususnya.
Kapolda Sumsel Irjen Andi Rian Djajadi mengatakan dua pelaku penusukan tersebut sudah diamankan pihak kepolisian untuk segera diproses lebih lanjut.
”Benar ada 3 anggota kita yang menjadi korban penusukan dalam insiden penggerbekan tersebut. 1 orang meninggal dunia dan dua lainnya masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit,” ujar Andi Rian, Rabu (22/1/2025) sore.
Terkait kronologi kejadian, Andi Rian akan melakukan rilis usai pemakaman. Saat ini, Kapolres Lahat masih menggelar pemakaman terhadap anggota yang gugur. ”Ya nanti akan kita rilis,” ujarnya singkat.
Kronologi Kejadian
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kejadian bermula saat anggota Satres Narkoba Polres Lahat mendapat laporan tentang sering terjadinya transaksi narkoba di wilayah Desa Simpang Tiga Kecamatan Tanjung Sakti Pumu Kabupaten Lahat, dengan terduga pelaku yang merupakan bandar narkoba atas nama Ebi (27)
Mendapat informasi tersebut, Kasat Resnarkoba Polres Lahat memerintahkan anggotanya untuk melakukan penyelidikan dan penangkapan. Menjelang subuh, anggota Sat Narkoba Polres Lahat dipimpin oleh KBO Satnarkoba Iptu Muhammad mulai bergerak untuk melakukan penangkapan terhadap terduga pelaku.
Tiba di depan rumah pelaku, polisi mencoba mengetuk pintu. Rupanya, dari dalam pelaku mengatahui yang datang adalah polisi. Pelaku pun mengambil pisau dan langsung membuka pintu depan rumah miliknya. Tanpa banyak bicara, pelaku langsung menyerang tiga anggota polisi secara membabi buta. Ketiga polisi ini pun kaget karena tak menyangka bakal mendapatkan serangan tiba-tiba seperti itu.
Usai mengibaskan pisau, pelaku pun berusaha melarikan diri melalui pintu belakang rumahnya sambil membawa senjata tajam tersebut di tangan sebelah kanannya.
Dalam keadaan terluka, anggota polisi ini pun melakukan pengejaran. Dan tindakan tegas terukur pun dilakukan. Pelaku lantas ditembak kakinya hingga roboh, namun ia tetap saja mengibaskan pisaunya saat petugas berusaha mendekati.
“Dari tangan pelaku kita berhasil mengamankan barang bukti berupa satu buah tas ransel warna coklat, yang di dalamnya berisi daun kering diduga narkotika jenis ganja dengan berat brutto 1020 gram,” ungkap Kapolres Lahat AKBP God Parlasro Sinaga melalui Kasubsi Penmas Polres Lahat Aiptu Lispono, yang ikut mengantar jenazah korban. (lili)
