WONOSOBO | Populinews.com – Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat membuka TMMD Sengkuyung Tahap IV Tahun 2026 di Desa Sitiharjo, Kecamatan Garung, Selasa (13/10/2026). Program ini menyasar pembangunan rabat beton jalan penghubung Dusun Topengan–Dusun Suruhan sepanjang 619 meter dan senderan sepanjang 50 meter untuk memperlancar akses serta aktivitas ekonomi masyarakat.

Dalam sambutannya, Afif menegaskan bahwa TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) bukan sekadar program pembangunan infrastruktur, tetapi juga wujud sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan warga desa.

Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”, program ini menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam menjawab kebutuhan pembangunan di daerah. Menurut Afif, upaya membangun wilayah tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan keterlibatan pemerintah daerah, TNI, Polri, aparat desa, dan masyarakat.

“Ketika pemerintah, TNI, Polri, aparat desa, dan masyarakat berjalan dalam irama yang sama, maka tantangan pembangunan sebesar apa pun dapat kita hadapi bersama,” demikian pesan yang disampaikan dalam sambutan pembukaan TMMD.

Pembangunan jalan penghubung Dusun Topengan–Dusun Suruhan menjadi salah satu sasaran fisik dalam TMMD Sengkuyung Tahap IV di Desa Sitiharjo. Selain rabat beton sepanjang 619 meter, kegiatan tersebut juga mencakup pembangunan senderan sepanjang 50 meter.

Infrastruktur tersebut diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga, mempermudah akses petani menuju lahan pertanian, serta mendukung kegiatan ekonomi masyarakat. Jalan yang lebih memadai juga diharapkan meningkatkan kenyamanan dan keamanan warga saat melintasi jalur penghubung antardusun.

Afif menekankan bahwa pembangunan infrastruktur harus berangkat dari kebutuhan nyata masyarakat. Menurutnya, akses jalan yang memadai bukan hanya mempermudah perjalanan, tetapi juga dapat membuka peluang ekonomi dan mendukung peningkatan kualitas hidup warga.

Karena itu, ia berharap pembangunan jalan dan senderan tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Sitiharjo. Afif juga mengingatkan warga agar ikut menjaga dan merawat hasil pembangunan sehingga infrastruktur yang telah dibangun dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Selain menyasar pembangunan fisik, TMMD Sengkuyung Tahap IV juga mencakup kegiatan nonfisik untuk meningkatkan pengetahuan, wawasan, dan kualitas sumber daya manusia. Kegiatan tersebut meliputi penyuluhan wawasan kebangsaan, penyuluhan hukum dan keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas), edukasi kesehatan lingkungan, pelayanan kesehatan, keluarga berencana, hingga pelayanan administrasi kependudukan.

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga ketertiban, menerapkan pola hidup sehat, serta memperkuat semangat kebangsaan dan kepedulian sosial. Dengan demikian, manfaat TMMD tidak hanya dirasakan melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga melalui peningkatan kapasitas dan kemandirian masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, Afif meminta Camat Garung dan Kepala Desa Sitiharjo mengawal seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh. Ia juga menekankan pentingnya koordinasi dengan jajaran TNI dan instansi terkait serta keterlibatan aktif masyarakat selama program berlangsung.

Afif mengajak warga menjadikan TMMD sebagai ruang kerja bersama yang mengedepankan gotong royong. Menurutnya, partisipasi masyarakat tidak cukup hanya selama pembangunan berlangsung, tetapi juga diperlukan dalam menjaga dan memelihara hasilnya agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Melalui TMMD Sengkuyung Tahap IV Tahun 2026, sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan semakin kuat dalam mendorong pemerataan pembangunan di Kabupaten Wonosobo. Program ini juga diharapkan dapat menghasilkan infrastruktur yang bermanfaat sekaligus memperkokoh semangat kebersamaan sebagai modal sosial untuk mewujudkan Wonosobo yang sejahtera, adil, dan makmur.

(Pendim 0707/Sya)

Bagikan :