Pembunuhan di Desa Kebur Bermotif Dendam, Tersangka Terancam 20 Tahun

133 views

LAHAT | Populinews.com — Joniansyah (39) Tersangka kasus pembunuhan terhadap Ehwani (50), warga Merapi Barat, terancam pidana 20 tahun penjara. Tersangka sengaja menghilangkan nyawa orang lain, sebagaimana dimaksud dalam pasal 338 KUHP atau 340 KUHP, lantaran dendam dan sakit hati kepada korban.

Kapolres lahat AKBP Irwansyah SIK. MH. CLA menjelaskan hal itu dalam press conference kasus pembunuhan berdasarkan Lp/B-14/VII/2020/res lahat/sek Merapi Barat tanggal 6 juni 2020, di Ooproom Polres Lahat, Kamis (10/07/2020) .

Tampak hadir mendampingi, Wakapolres Lahat Kompol Budi Santoso Ssos, Kasat Reskrim AKP Barmawi SIK. SH, Kapolsek Merapi Barat Iptu Samsuardi, Kanit Reskrim Polsek Merapi Iptu Arman Nasution, dan Kasubaghumas Polres Lahat Iptu Hidayat.

Kapolres mengatakan peristiwa pembunuhan ini terjadi di Desa Kebur Senin 6 juli 2020, sekitar pukul 13.30 Wib.
Awal mulanya korban atas nama Ehwani bersama saksi Jony Aprianto berboncengan menggunakan sepeda motor Yamaha Mio warna hitam dari arah Lahat menuju Merapi. Dalam perjalanan di desa Ulak Pandan, berpapasan dengan tersangka Joniansyah yang mengendarai sepeda motor Beat warna putih, kemudian timbul niat tersangka untuk membalas dendam lama.

Saat itu tersangka langsung memutar balik arah dan mengikuti korban dari arah belakang. Sesampainya di TKP desa Kebur tersangka memepet motor korban dan langsung membacokkan pisau ke arah korban dengan membagi buta dan korban terjatuh namun bisa kembali lagi berdiri dan berlari, akan tetapi tersangka terus mengejar dan kembali menusuk perut korban sebanyak dua kali, akirnya korban meninggal dunia di TKP.

Berdasarkan motif tersangka dimungkinkan balas dendam yang mana pada bulan Februari 2019 antara korban dan tersangka telah terjadi selisih paham yang mengakibatkan tersangka mengalami luka pada bagian kepala dan kaki, namun tidak ada perdamaian sampai dengan saat kejadian sekarang ini.

Sementara kronologi penangkapan dilakukan setelah adanya informasi dari para saksi dan dikuatkan adanya rekaman cctv. Tersangka diamankan pada saat sedang bekerja dan pada saat dilakukan penangkapan tersangka tidak melakukan perlawanan.

Adapun barang bukti yg di amankan diantaranya dua buah pisau yg ada di TKP,dua unit ranmor milik korban dan tersangka,satu helai celana panjang jean warna coklat,satu buah kaos singklet warna putih dan ikat pinggang kulit warna coklat. (*) Rochmi

Bagikan :

Posting Terkait