Libur Idul Fitri, Pemkot Palembang Perketat Pemberlakukan PPKM Skala Mikro
PALEMBANG | Populinews.com – Sepanjang libur hari raya Idul Fitri, Pemerintah kota Palembang terus melakukan penekanan penyebaran Covid-19, dengan melakukan pengawasan secara ketat pergerakan masyarakat di tempat-tempat umum, seperti mall dan lokasi wisata. Masalahnya, dalam kondisi zona merah Covid-19 di kota Palembang saat ini, potensi penularan diperkirakan masih sangat rentan.
Hingga hari ketiga Idul Fitri, pengetatan pergerakan masyarakat masih diberlakukan. Sejumlah petugas gabungan terlihat terus berjaga-jaga terutama di area umum seperti mall, pertokoan, dan tempat hiburan wisata. Bahkan, beberapa lokasi wisata andalan masyarakat Palembang, seperti Hutan Wisata Punti Kayu dan Pulau Kemaro, masih dinyatakan ditutup.
”Semua itu kita lakukan demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19, Peran serta dan kesadaran seluruh elemen masyarakat dalam sutuais sekaran gini sangatlah penting. Dalam hal ini, kami bersama TNI-Polri, akan terus melakukan PPKM secara humanis kepada masyarakat,” ujar Walikota Palembang, H. Harnojoyo di kediaman pribadinya di Palembang, Sabtu (15/5/2021)
Walikota Palembang juga sangat mengapresasi kesadaran masyarakat kota Palembang, yang telah mematuhi imbauan pemerintah, ketika melaksanakan shalat Idul Fitri di kediaman masing-masing.
“Jadi memang betapa pentingnya kebersamaan ini, karena tidak hanya berdampak bagi kesehatan, Covid-19 ini juga berdampak pada ekonomi,” kata Harnojoyo.
Walikota Palembang dua periode itu juga menyampaikan, bahwa dampak perekonomian yang terjadi dinilai juga dapat berpengaruh pada berbagai hal, khususnya bagi sosial hingga keamanan.
“Ketika ini terjadi, tentu dampak yang lain juga akan terpengaruh bagi sosial dan keamanan. Makanya ini harus kita lakukan bersama-sama dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” ucapnya. (dm)
Penulis : Dahri Maulana
