Bupati Natuna wan siswandi

Populinews, Natuna- Bupati Natuna Optiomis terget capaian Vaksinansi untuk bulan juni 2021 sebanyak 50% bisa tercapai bahkan mungkin telampaui.

Optimisme Capaian ini tentu berkat dukungan semua pihak , kerja kwras seluruh ajajra mengucapkan terima kasih atas dukungan dari semua pihak baik TNI/Polri dalam mensukseskan vaksinasi covid-19 sehingga program vaksinasi masyarakat di natuna dianggap berhasil.

” saya sangat mengapresisasi semngat masyarakat natuna ynag beduyun duyun aktif mendatangi semua tempat lokasi vaksinasi, ini menjadikan kerjakeras kita semua menjadi  bisa memnuhi tagret ynag ditetapkan dlaam rangka memini alisir resiko dampak covid-19, indikator keberhasilan  ini juga bisa dilihat dari  tidak adanya pengembalian vaksin ke provinsi. dan capaian target di semua wilayah kecamatan terpenuhi hinga akhir Juni 2021, Semua ini adalah keberhasilan kita bersama, dan membuktikan bahwa Pemkab Natuna beserta FKPD serius untuk menangani masalah Covid-19 terutama vaksin,”  Jelas Buoatyi natuan kepada pewarta diruang kerjanya .

Bupati Natuna Wan Siswandi juga terus mengingatkan bahwa vaksinasi di natuna masih akan dilaksanakan sebagai upaya pencegahan terhadap penyebaran Covid-19, dirinya menilai sampai saat ini baru vaksin yang diangap sebagai perlindungan diri terhadap Covid-19.

“Suntikan vaksin adalah pelindungan diri, dari dampak buruk resiko terpapar covid19, jadi vaksin ini sebagai ikhtiar kita,” terangnya.

Wan ssiwandi juga mengingatkan berdasarkan peraturan pemerintah bagi masyarakat yang sudah ditetapkan sebagai penerima vaksin namun menolak maka akan diberikan sangsi.

“Sanksi berupa penghentian penerimaan bantuan dari pemerintah dan juga bersifat administrasi,” terangnya.

Untu itu Wan Siswandi mengajak masyarakat Natuna  untuk selalu mematuhi protokol kesehatan dalam kegiatan sehari-hari.

Dinkes Natuna Batal kembalikan sisa Vaksin Astra Zaneca 

Jajaran Dinas Kesehatan kab Natuna  telah mengupayakan sebanyak 700 vial vaksin itu bisa habis sebelum tanggal 30 Juni 2021.

Sebelumnya, ada kekhawatiran penyaluran vaksinasi ke masyarakat tidak dapat terealisasi sebelum habis batas kedaluwarsa mengungat kondisi lapangan yang  mengalami cuaca buruk dan minim tranportasi antar kepulauan.

Namun melihat perkembangan pencapaian vaksinasi yang kita laksanakan bersama instansi terkait, membuat kita tidak jadi atau mengurungkan niat untuk mengembalikannya ke provinsi,” Jelas  Plt Kepala Dinas Kesehatan kab Natuna Hikmat Aliansyah, kepada Pewarta diruang kerjanya,Senin (21/6/2021).

Ia mengatakan, dengan sisa 700 vial vaksin, pihaknya meminta kepada seluruh puskesmas untuk bisa merealisasikan vaksinasi kepada para penerima sebelum batas waktu kedaluwarsanya.

“Kita akan upayakan dalam dua sampai 3 hari ke depan agar 700 vial vaksin astra ini bisa diterima oleh masyarakat, sehingga kita tidak perlu untuk mengembalikan,” ungkapnya.

Ia mengatakan, apabila dalam waktu 2 sampai 3 hari ke depan ternyata masih ada sisa vaksin tersebut, pihaknya akan segera mengirimkan ke provinsi sebelum tanggal 25 Juni 2021.

“Semoga saja vaksinasi massal ini bisa terealisasikan seluruhnya, sehingga dapat membantu meningkatkan kepercayaan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” Harap hikmat Aliansyah

Bunguran Timur Capai Target Vaksin

Camat Bunguran Timur, Hamid Hasnan yang doikonformasi pewarta  mengatakan bahwa Kecamatan Bunguran Timur diberikan target vaksin sebanyak 6000 sasaran dan harus selesai paling lambat 29 Juni 2021 mendatang, mengingat stok vaksin yang sudah tersedia akan kadaluarsa pada 30 Juni 2021.

“Alhamdulillah sampai tanggal 26 Juni 2021 Kecamatan Bunguran Timur sudah berhasil melewati target itu, kita sudah dapat 6.500-an sasaran. Ini sudah melewati target awal kita. Dan Insyaallah untuk capaian tingkat kabupaten kita sudah bisa berada diangka 50 persen,” kata Hamid Hasnan

Hamid Hasnan mengakui jika di hari-hari pertama pihaknya agak kesulitan untuk mengajak warganya agar bersedia divaksin.

“Sebagian besar warga dengan berbagai alasan selalu menolak dan belum bersedia untuk diberikan suntikan vaksin. Berbagai upaya kita lakukan guna memberikan pemahaman pada mereka. Seperti sosialisasi door to door yang dilakukan oleh perangkat-perangkat pemerintah yang didukung penuh oleh jajaran TNI-Polri ditingkat paling bawah ternyata membuahkan hasil,” jelasnya.

Disamping itu, lanjut Hamid Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Natuna tidak segan-segan turun langsung mensosialisasikan pentingnya vaksinasi.

“Masyarakat yang selama ini takut untuk divaksin akhirnya antusias dan minta secepatnya diberikan vaksin. Dengan melihat perubahan-perubahan yang terjadi di tengah masyarakat. Kami selaku pelaksana di lapangan semakin berkeyakinan target tanggungjawab yang diberikan sebanyak 6000 sasaran bisa dicapai,” tutrnya.

Melihat tingginya animo masyarakat untuk divaksin, Hamid yakin 2 sampai 3 bulan kedepan Natuna tuntas capai 70 persen.

“Untuk di tingkat Kecamatan Bunguran Timur, saya sangat berterima kasih pada tim vaksinator Puskesmas Ranai dan vaksinator sukarela dari TNI dan Polri. Mereka sudah bekerja di luar batas tanggung jawab mereka sebagai alat negara dan aparatur sipil negara,” ucap Hamid

Kasus Covid-19 di Natuna masih tinggi, dengan suksesnya Vaksiansi Hamid beeharap agar dua minggu kedepan Kecamatan Bunguran Timur tidak ada kasus baru lagi.

“Petugas-petugas di lapangan seperti Danramil, Kapolsek, Danposal dan Ka. Puskesmas Ranai beserta jajaran ujung tombak dilapangan. Ayo kita terus bekerja.

Menurutnya guna menunjang keberhasilan Vaksiansi, perugas vaksinator perlu disuport suplemen selain obat-obatan, agar stamina selalu fit. (red)

 

Bagikan :