Walikota Palembang, H.Harnojoyo ketika meninjau pelaksanaan PTM di SMPN 07 Kec Jakabaring, Palembang, Senin, (6/09/2021). (f/ist)

PALEMBANG | Populinews.com — Sebanyak 30 Sekolah Menangah Pertama (SMP) mulai menerapkan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas, seiring dengan mulai menurunnya angka penyebaran covid-19. Hal sama juga dilakukan di 90 Sekolah Dasar (SD) serta sejumlah lembaga PAUD.

“Hari ini hari pertama PTM diterapkan di beberapa sekolah. Kedepannya bagi sekolah yang belum dibuka, kita akan tinjau dan kesiapannya untuk kita verifikasi,” ujar Walikota Palembang, H. Harnojoyo, ketika melakukan pemantauan PTM di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 07 Palembang dan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 88 Palembang di Kecamatan Jakabaring, Palembang, Senin (6/9/2021)

Walikota Harnojoyo menyebutkan saat ini total ada 61 SMP lainnya di Palembang, begitu pula ada 250-an. Khusus untuk PAUD, PTM diberlakukan hanya untuk 3 tempat per-Kecamatan.

”Sekarang saya hanya ingin memastikan situasi dan kondisi di lapangan. Apakah proses sosialisasi pembelajaran tatap muka ini, bisa berjalan lancar sesuai protokol kesahatan. Bagaimana dengan kesiapan para guru dan peserta didiknya. Kita akan evaluasi lagi setelah ini,” ujarnya.

Harnojoyo juga berharap, kota Palembang dapat terus menurunkan level PPKM ke tingkat paling rendah. “Alhamdulilah, sebelumnya kita PPKM level 4 menurun menjadi level 3 dan sudah waktunya sekolah laksanakan tatap muka,” tambah Harnojoyo.

Menjawab wartawan mengenai program vaksinasi bagi pelajar, Harnojoyo mengaskan bahwa pemeirntah kota Palembang measih terus berupaya sekuat tenaga untuk menggencarkan program vaksinasi ini. Ia juga sudah meminta Dinas Kesehatan untuk terus berupaya berkoordinasi dengan pemerintah pusat dalam hal pengadaan vaksin.

Dikatakan, pada hari PTM pertama ini, sejumlah sekolah juga menggelar vaksinasi massal. Beberapa diantaranya di SMPN 9 Palembang dan SMPN 10 Palembang.

”Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi pelajar ini terus kita gencarkan. Mudah-mudahan sekolah tatap muka di Palembang bisa terlaksanakan semuanya,” harapnya.

Meski demikian, Walikota juga mengingatkan agar pihak sekolah, terutama para guru tidak abai dengan protokol kesehatan (prokes) di sekolahan. “Saya tekankan, untuk sekolah supaya perketat prokes dengan menyediakan tempat cuci tangan, handsanitizer serta pengukur suhu,” imbuhnya. (dm)

Penulis : Dahri Maulana

Bagikan :