Tersedianya tempat mencuci tangan bagi guru dan murid di setiap sekolah menjadi syarat pelaksanaan PTM di Palembang. (f/ist)

PALEMBANG | Populinews.com — Memasuki minggu kedua pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas di sekolah-sekolah, Dinas Kesehatan Kota Palembang, kembali menerjunkan sejumlah tim untuk memastikan apakah sekolah tersebut sudah menerapkan protokol kesehatan (Prokes) secara benar, sesuai surat Edaran Walikota Nomor 37/SE/Dinkes/2021.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang, dr. Fauziah, mengatakan tim yang diterjunkan telah bekerja sejak awal pelaksanaan PTM dibuka, pada 6 September lalu. Mereka juga bertugas memberikan edukasi kepada para guru dan murid, agar tetap terciptanya sekolah yang aman, sehat, dan terbebas dari penularan Covid-19.

”Edukasi kesehatan berupa kampanye penerapan Protokol Kesehatan 3M (menggunakan masker dengan benar, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir serta menjaga jarak) dalam Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB),” ujar Fauziah, usai meninjau pelaksanaan kampnye Prokes di SDN 245 dan SDN 246 Kelurahan Lebung Gajah Kecamatan Sematang Borang, pada Jumat (17/9/2021).

Dalam kampanye ini Tim Penyuluh Dinkes Kota Palembang mengingatkan kepada guru serta siswa/siswi selama pembelajaran berlangsung untuk tidak kendor dan disiplin dalam menjalankan Protokol Kesehatan 3M, yang diikuti dengan selalu berperilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di sekolah.

Selanjutnya, setiap sekolah harus menyediakan fasilitas Prokes yang memadai, seperti alat pendeteksi suhu tubuh, tempat mencuci tangan yang airnya mengalir, menyediakan hand sanitizer, dan menyediakan stok masker yang cukup. Selain itu kebersihan lingkungan sekolah menjadi penilaian tim.

Selain itu Tim yang berkerjasama dengan Puskesmas Sematang Borang, menyerahkan sejumlah poster kesehatan kepada Kepala Sekolah kedua SD tersebut sebagai bentuk pesan informasi kesehatan yang harus disampaikan kepada peserta didik.

Pembagian masker pun dilakukan terhadap murid yang masih menggunkan masker dengan bahan yang tidak disarankan oleh Dinas Kesehatan Kota Palembang. Guna meningkatkan Kesehatan dan imunitas tubuh diberitahukan kepada sekolah untuk melakukan kegiatan berjemur di pagi hari terhadap peserta didik.

Sehari sebelumnya, Tim Dinkes juga melakukan kampanye di SDN 176, SMPN 34 dan SMP Pramula. Di sekolah ini, tim menemukan masih banyak murid yang menggunakan masker yang tidak sesuai dengan setandar, seperti masker Scuba dan sejenisnya.

Fauziah juga mengatakan, saat ini masih ada sekolah yang belum mendapatkan izin melaksanakan PTM, karen amasih dalam evaluasi. Diharapkan hingga akhir September semua sekolah sudah 100 persen PTM.

”Pelaksanaan PTM memang mutlak harus dilakukan, bagi peserta didik di Kota Palembang, agar mendapatkan pembelajaran secara utuh. Sebab, kebersama guru dan murid dalam proses belajar mengajar, kita ketahui bersama tidak tergantikan dengan teknologi,” ujarnya. (dm)

Penulis : Dahri Maulana

Bagikan :