Warga Belum Punya KTP Terintegrasi, Diberikan Kemudahan Ikuti Vaksinasi

121 views

Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda, ketika meninjau pelaksanaan vaksinasi di Taman Purbakala Sriwijaya Palembang. Kamis (14/10/2021). (f/ist)

PALEMBANG | Populinews.com – Pemerintah Kota Palembang memberikan kemudahan bagi masyarakat yang belum memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang terintegrasi secara online, untuk tetap mendapatkan pelayanan vaksinasi secara gratis, yang saat ini digelar seretak di 18 Kecamatan.

Kemudahan tgersebut, berupa penempatan petugas Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) di setiap lokasi penyelengaraan vaksninasi. Petugas tersebut akan mendata warga yang memiliki permasalahan terkait identitas kependudukannya. Selanjutnya, warga tersebut akan mendapatkan pelayanan vaksinasi, sama seperti warga umumnya.

”Memang ada keluhan sebagian masyarakat yang bermasalah dengan pendataan identitasnya, lalu ia tidak bisa mendapatkan pelayanan vaksinasi. Bahkan ada juga mungkin yang belum memiliki KTP yang teritegrasi secara online di Disdukcapil. Karena itu, sekarang setiap tempat penyelenggaraan vaksinasi, kita sudah tempatkan petugas Disdukcapil supaya dapat membantu mendata mereka agar mendapatkan vaksinasi,” ujar Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda, ketika meninjau pelaksanaan vaksinasi di halaman Situs Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya (TPKS) Palembang, Rabu (14/10/2021) pagi.

Wawako juga mengatakan program vaksinasi massal yang digelar ini, bertujuan untuk mencapai herd imunity (Kekebelan Komunal) sebagai telah ditargetkan pemerintah. Untuk wilayah Palembang hingga akhir Oktober sudah ditargetkan tercapai tingkat vaksinasi sebesar 70%. Hal ini diharapkan dapat membawa aktivitas kota selangkah lebih dekat untuk kembali ke kondisi sebelum Pandemi.

Karena itu pula, jangan sampai target tersebut tidak tercapai karena gara-gara banyak masyarakat yang tidak bisa ikut vaksinasi lantaran bermasalah dengan pendataan identitasnya. ”Nah, mudah-mudahan dengan hadirnya petugas Dissukcapil langsung di lokasi vaksinasi, tidak ada lagi warga yang ditolak karena masalah data kependudukan ini. Semaunya harus beres di lapangan,” ujarnya.

Fitrianti juga mengaku tak menyangka, jika pelaksanaan vaksinasi di Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya Kecamatan Gandus ini begitu diminati oleh masyarakat. Semula penyelenggara mentargetkan sekitar 600 orang peserta. Namun yang datang hampir dua kali lipat dari jumlah tersebut.

Hal ini menerutnya merupakan bukti, bakwa sebenarnya tingkat kesadaran warga kota Palembang untuk mendapatkan layanan vaksinasi cukup besar. ”Jika kondisi ini bisa dijaga, kita bisa targetkan akhir tahun ini 100 persen warga kita sudah divaksinasi,” kata Fitrianti optrimis.

Pengamatan populinews.com, yang membuat atusias masayrakat cukup besar, memang setelah dihadirkannya petugas Disdukcapil di lokasi vaksinasi ini. Masyarakat menjadi terdorong niatnya untuk divaksin. Mereka, yang tadinya tidak mau mendaftar karena ada masalah dengan data kependudukannya, akhirnya mau mendaftarkan diri.

Vaksinasi yang digalakkan Pemerintah Kota Palembang ini jug abekerjasama dengan TNI, Polri, Dinas Kesehatan, serta instansi terkait lainnya.

Fitrianti menutup dengan mengingatkan pentingnya memakai masker, Mencuci tangan, dan Menjaga jarak untuk membantu Palembang memasuki zona Hijau. “3M ini betul-betul bisa membantu mengantisipasi segala kemungkinan yang bisa terjadi dan harapan kita kondisi ikita semakin membaik tiap harinya,” ucapnya. (dm)

Penulis : Dahri Maulana

Bagikan :

Posting Terkait