Didampingi Unsur Pimpinan DPRD Wako Rahma Sampaikan Jawaban Pandum Fraksi DPRD Terhadap Pengantar Nota Keuangan Ranperda APBD 2023
Senin, 21 November 2022
Oleh : Muhammad Sukur

TANJUNGPINANG l Populinews.com – Unsur Pimpinan DPRD Kota Tanjungpinang diwakili Wakil Ketua I DPRD, Novaliandri Fathir dan Wakil Ketua II Hendra Jaya memimpin rapat Paripurna penyampaian Jawaban Pandum Fraksi DPRD Terhadap Pengantar Nota Keuangan Ranperda APBD Tahun Anggaran (TA) 2023

Dalam rapat Paripurna tersebut Wako Rahma menyampaikan jawaban atas pandangan Fraksi DPRD terhadap Ranperda Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2023

Walikota Tanjungpinang Rahma mengucapkan terima kasih kepada seluruh Anggota DPRD Kota Tanjungpinang yang telah memberikan dukungan berupa kritik, saran dan tanggapan kepada Pemerintah Kota Tanjungpinang.

“Dukungan berupa kritikan, saran dan tanggapan kepada pemko dengan harapan ke arah kemajuan pembangunan pemerintah daerah demi kesejahteraan masyarakat dari sisi pengelolaan keuangan daerah, program kebijakan kegiatan pelayanan masyarakat serta hal yang menyangkut kepentingan kehidupan masyarakat,” ujar Wako.

Dalam jawaban atas pandangan fraksi-fraksi tersebut Wako Rahma menyampaikan, penerimaan pembiayaan pada APBD 2023 di proyeksikan bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) tahun sebelumnya.

Untuk perhitungan perkiraan besaran SILPA tahun anggaran 2022 memperhatikan perkiraan pelampauan penerimaan pendapatan asli daerah, penerimaan pendapatan transfer baik berasal dari transfer pemerintah pusat dan pemerintah provinsi, serta penerimaan lain-lain pendapatan daerah yang sah.

Selain itu Menurut Wako, besaran SILPA juga dipengaruhi oleh penghematan belanja baik itu melalui belanja operasi, belanja modal, sisa penggunaan belanja tidak terduga, sisa belanja lainnya, berupa sisa lebih perhitungan anggaran BLUD dan sisa dana bos. Besaran SILPA juga dipengaruhi oleh koefisien harga yang terbentuk dalam SSH di dalam SIPD.

Hal-hal inilah yang diprediksikan menyebabkan cukup tingginya proyeksi silpa pada tahun anggaran yang bersangkutan,” ucapnya.

Kemudian dalam rangka mendukung program pengentasan kemiskinan, pengangguran dan pemulihan ekonomi masyarakat kota Tanjungpinang, pada APBD 2023 telah disiapkan strategi-strategi konkret.

Adapun hal tersebut melalui program-program pemberian bantuan sosial di dinas sosial, bantuan beasiswa/akses pendidikan di dinas pendidikan, pemberian jaminan kesehatan, penguatan sumber daya perempuan serta ekonomi perempuan, pemenuhan akses air bersih dan sanitasi serta fasilitas umum, pemenuhan rumah layak huni, serta pemenuhan pendistribusian logistik di dinas perdagangan dan perindustrian.

Selanjutnya mengenai target pendapatan daerah (PAD), Pemerintah Kota Tanjungpinang mempunyai keinginan yang sama untuk lebih meningkatkan PAD melalui optimalisasi upaya intensifikasi dan ekstensifikasi.

“Ada beberapa upaya yang sedang dilakukan untuk meningkatkan PAD tersebut yaitu memberikan apresiasi kepada wajib pajak berupa hadiah atas kepatuhan dan tepat waktu dalam membayar pajak, lalu memberikan kemudahan terhadap laporan wajib pajak dengan menggunakan fasilitasi aplikasi online sehingga lebih efesien dan efektif.

Selain itu pemko juga akan mengalokasikan anggaran untuk melakukan kajian dan inventarisasi potensi yang dapat meningkatkan PAD serta pemutakhiran data terutama pada wajib pajak bumi dan bangunan,” tutur Wako Rahma dalam rapat Paripurna tersebut.

Hadir dalam acara rapat tersebut Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tanjungpinang Zulhidayat, Kepala OPD, Camat dan lurah serta Anggota DPRD Tanjungpinang.