Semarak Pendukung ‘Matahati’ Daftar ke KPU : Dari Reog, Tanjidor Hingga Kirab Budaya
PALEMBANG | Populinews.com – Bak pesta agustusan, rombongan berpakaian adat mengiringi perjalanan pasangan Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel, Mawardi Yahya – RA. Anita Noeringhati (Matahati), menuju gedung KPUD Provinsi Sumsel di Jakabaring, Kamis (29/8/2024) siang.
Hingar bingar suara musik tanjidor, kesenian Reog dan tiupan terompet yang disertai joget para pendukung, semakin melengkapi semaraknya dukungan terhadap pasangan ‘Matahati’ ini, untuk meraih kursi kepemimpinan Provinsi Sumsel, periode 2025-2030 mendatang.
Diantara ribuan pendukung arak-arakan yang berjalan kaki dari simpang tiga Jl. Ahmad Bastari menuju gedung KPU – sekitar 1 kilometer, tampak pula Mantan Gubernur Sumsel 2003-2008, Syahrial Oesman serta sejumlah mantan pejabat lainnya. Syahrial, memang sejak awal menjadi Panglima Perang Matahati pada Pilkada yang akan berlangsung November 2024 mendatang.
Tak lupa Mawardi Yahya bersama Anita Noeringhati melambaikan tangan kepada masyarakat yang berkumpul di sisi sepanjang jalan yang dilalui, sebagai tanda penghormatan atas dukungan yang diberikan. Matahati tiba di Gedung KPU Jakabaring, sekitar pukul 15.00 WIB. Pasangan ini juga terlihat diantar oleh jajaran petinggi partai pendukungnya.
Keduanya langsung masuk ke dalam kantor KPU dan melakukan pengisian buku pendaftaran. Kedatangan pasangan Matahati disambut oleh Ketua KPU Sumsel Andika Pranata Jaya
Pasangan Matahati kemudian menyerahkan dokumen pendaftaran syarat cagub-cawagub kepada Ketua KPU Sumsel dan anggota KPU lainnya. Berikut bukti dokumen dukungan sebelas partai pengusung dan pendukung terdiri dari Partai Gerindra, Golkar, PAN, PKB, PPP, PKN, Hanuara, Gelora, Garuda, Prima, dan Berkarya.
Perlu diketahui, Matahati didukung oleh 33 kursi di DPRD Sumsel, sedangkan calon lain Herman Deru Cik Ujang didukung 26 kursi dan ESP-Riezki hanya didukung satu partai dengan 9 kursi di DPRD Sumsel. Selain itu Mawardi Yahya juga didukung oleh Presiden terpilih Prabowo lewat Partai Gerindra.
Bakal Calon Gubernur Sumsel Mawardi Yahya juga mengucapkan terimakasih kepada partai pengusung dan relawan pendukung yang sudah berjuang bersama sama dalam melaksanakan proses pendaftaran ini, ”Terima kasih untuk semuanya dan kepada KPU yang telah menerima pendaftaran kami,” ujarnya
Jika kami diterima dan memenuhi syarat pencalonan kami akan melakukan proses ini dengan sebaik baiknya,semoga masyarakat Sumsel menerima kehadiran kami l, dan bisa membawa Sumsel lebih baik,” pungkasnya.

Lanjutkan Pembangunan
Pasangan Matahati sebelumnya juga berjanji apabila terpilih akan memimpin Sumsel lebih baik dibandingkan gubernur-gubernur sebelumnya yang sudah baik, termasuk dari Gubernur Petahana Herman Deru dimana dia menjadi wakilnya.
Pernyataan tersebut disampaikan saat berkumpul di tempat deklarasi yang berjarak 300 meter dari KPU Sumsel. “Saya dan Anita akan melanjutkan pembangunan Sumsel sebagai gubernur terbaik dari yang sudah baik. Untuk mencapai cita-cita ini perlu kerja sama kita bersama, perlu perjuangan bersama, pengorbanan bersama. Ini tugas bersama, tugas yang mulia untuk kemajuan sumsel,” ujarnya.
Mawardi juga menyatakan haru dan kagum melihat membludaknya dukungan masyarakat Sumsel dan berkeyakinan dapat memenangkan Pilkada Sumsel di Pilkada November 2024.
Meski begitu, Mawardi mengaku tak jumawa dengan klaimnnya tersebut. Beberapa program para gubernur terdahulu mulai dari Ramli Hasan Basri Syahrial, Oesman, Alex Noerdin hingga Herman Deru akan dikomparasi untuk memajukan Sumsel ke arah pembangunan yang lebih baik lagi.
Mawardi menerangkan, pemerataan pembangunan akan dilakukan di Sumsel tidak berfokus pada satu wilayah tertentu saja. Dirinya bahkan menjanjikan akan memperjuangkan pemekaran wilayah jika dirasa penting untuk membuka peluang bagi Sumsel berkembang.
“Termasuk soal pemekaran Sumsel-Barat jika dirasa perlu harus dilakukan, termasuk wilayah kabupaten dan kota di Sumsel yang sejauh ini memiliki wilayah cukup besar seperti Banyuasin Timur, Musi Banyuasin Timur hingga Pantai Timur, OKI,” jelas dia.
Dirinya pun mengajak relawan, parpol pendukung hingga masyarakat Sumsel turut rembug bersama memenangkan pasangan Matahati.
Menurutnya, masyarakat lah yang akan memilih sehingga bisa menggunakan matahatinya untuk memberikan pilihan yang tepat memimpin Sumsel.

“Sampai saat ini tidak ada perbedaan pandangan antara saya dan Anita. Insya Allah, Mawardi dan Anita punya tim yang kompak untuk dapat memimpin Sumsel lebih baik,” jelasnya.
Sementara itu Ketua KPU Sumsel Andika Pranata Jaya mengatakan,” terimakasih pimpinan partai politik yang telah berkoordinasi untuk kelancaran pendaftaran ini, proses pendaftaran ini kami punya dua indikator apakah lengkap atau tidak lengkap dokumen yang diserahkan,” ujarnya
”Selanjutnya kami melakukan verifikasi , Pasangan Matahati pada kesempatan ini dinyatakan lengkap dan selanjutnya melakukan pemeriksaan kesehatan besok Jum’at (30/08) jam 7 pagi di RSMH Palembang,” imbuhnya. (dahri mulana)

