WONOSOBO | Populinews.com – Bupati Afif Nurhidayat memaparkan keberhasilannya membangun daerah sepanjang menjadi Bupati Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, periode 2021 -2024, melalui acara Peresmian Hasil Pembangunan Tahun 2024 dan Refleksi Kinerja Afif – Albar, di Sasana Adipura Kencana Wonosobo, Selasa (21/5/2025).

Afif menjelaskan, mestinya masa jabatannya berakhir 26 februari 2026. Tapi karena ada Pilkada serentak, akhirnya masa tugas tersebut dipersingkat jadi berkurang 1 tahun.

”Tapi kami bertekad dengan Gus Albar (Wakil Bupati-red), berapapun waktu yang diberikan oleh negara kepada kami, kami akan jadikan waktu yang berkualitas. Pencapaian selama menjabat ini, masyarakat tau sendiri. Kita kerja maksimal kerja optimal,” ujar Afif kepada wartawan, usai memaparkan berbagai pembangunan proyek infrastruktur serta indikator-indikator keberhasilan di sektor lainnya.

Afif juga mengatakan kerja keras yang telah dilakukan selama masa tugas sebagai kepala daerah mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi, saat ini berhasil menembus angka 4,30 persen..

Adapaun sekitar 10 item proyek infastruktur yang berhasil dirampungkan sepanjang tahun 2024 adalah:

Proyek Infrastruktur Dasar yang alokasi anggarannya mencapi Rp 120.9 Miliar. Proyek ini berupa jalan 110 ruas dan jembatan 2 buah.

Kemudian penyediaan air bersih, direalisasikan untuk 22 desa dengan jumlah 4.372 sambungan rumah.

Selanjutnya proyek sanitasi, direalisir untuk 58 desa dengan jumlah sambungan 3.321 rumah. Proyek irigasi, juga dibangun di 21 titik lokasi persawahan masyarakat.

Di bidang Pariwisata dan Kebudayaan, ada pembangunan Amenitas dan Atraksi Telaga Menjer Alokasi anggaran Rp 4.8 Miliar.

Kemudian di bidang Pendidikan dan Olahraga, alokasi anggaran Rp 38,5 Miliar. Pembangunan Sektor pendidikan salah satunya pembangunan pada 73 SMP, 5 MTS dan Salah satu pembangunan di Olahraga yaitu pembangunan Venue GOR Wonolelo Tahap III.

Proyek Kesehatan berupa pembangunan Gedung PSC 119 Alokasi anggaran Rp 1,5 Miliar.

Proyek Perumahan, Permukiman, dan Perhubungan, alokasi anggaran Rp 19,09 Miliar, Proyek Lingkungan Hidup, berupa pembangunan pusat daur ulang (PDU) Alokasi anggaran Rp 1, 8 Miliar.

Ada juga Proyek Keluarga Berencana, berupa Rehabilitasi Balai Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) dengan alokasi anggaran Rp 420 juta,

Proyek Pertanian dan Peternakan alokasi anggaran Rp 25,5 Miliar, Proyek Perindustrian, berupa pembangunan gedung Rumah Kemasan alokasi anggaran Rp 1,9 Miliar dan pembangunan Kewilayahan (11 Kelurahan)
alokasi anggaran Rp 2,46 Miliar.

Capaian lainnya berupa indikator kinerja makro Kabupaten Wonosobo. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Wonosobo tahun 2024 mencapai 70,63 meningkat 0,45 poin disbanding tahun sebelumnya. Demikian pula angka kemiskinan pada tahun 2023 jumlah penduduk miskin di Wonosobo berjumlah 123,70 ribu jiwa dan ditahun 2024 turun menjadi 121,49 ribu jiwa.

Kemudian angka Pengangguran Terbuka (TPT) juga berhasil ditekan di tahun 2024 ini menjadi 4,02%, turun 4,9% dibanding tahun 2023.

PDRB perkapita Kabupaten Wonosobo dari tahun ketahun terus mengalami peningkatan signifikan di Tahun 2023 sebesar Rp 25.650.000.

Stunting Juara Nasional

Yang juga menggembirakan, angka stunting berhasil ditekan, sehingga menghantarkan Wonosobo menjadi juara nasional. ”Ini sejarah bagi Wonosobo, demikian pula masih banyak lagi yang sudah diberikan kepada negara, atas kinerja Pemkab Wonosobo. Dan ini kinerja seluruh masyarakat Wonosobo,” ujar Afif menambahkan.

Bupati Afif juga berterima kasih kepada seluruh masyarakat Wonosobo yang sudah memberikan support dan dukungan. ”Ke depan mari Bersama sama kita harus bangga dari bagian perubahan kita harus bangga menjadi putra putri terbaik Wonosobo. Ayo berikan yang terbaik kepada Wonosobo untuk kemajuan kesejahteraan Wonosobo,” ujarnya menambahkan.

Afif juga merasa yakin dan optimis dalam lima tahun ke depan, Wonosobo sudah zero stunting dan zero kemiskinan. Ini menjadi motivasi pemerintahan ke depan, harus kerja optimal dan maksimal.

Sementara itu, Wakil Bupati, Albar mengakui meski sudha banyak kebrhasilan yang dilakukan, namun ke depan masih banyak tantangan dan harapan yang ada di masyarakat.

”Tentu kami masih butuh banyak dukungan, banyak masukan untuk melengkapi sekaligus agar kerja kerja ke depan kita tertata lebih baik dan fokus untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.

Dia menambahkan saat ini banyak sekali aspek kehidupan yang harus segera direspon oleh pemeirntah. Karena masyarakat hari ini sudah semakin dewasa, semakin memahami tentang pemerintahan dan lain sebagainya. Sehingga perlu ada kedekatan lagi kepada masyarakat. Lebih turun lagi, lebih hadir lagi, di tengah-tengah masyarakat. (sas)

Bagikan :