LAHAT | Populinews.com – Suasana haru dan gembira, mewarnai terik matahari pagi di halaman kantor Pemkab Lahat, Jumat (19/9/2025). Hari itu, sebanyak 722 pegawai yang selama ini berstatus honorer, resmi dilantik Bupati Buirsah Zarnubi, sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Mereka adalah pegawai yang diangkat tahap ke II sepanjang tahun 2025.

Turut hadir pada acara tersebut, Wakil Bupati Lahat Widia Ningsih, SH.MH, Ketua DPRD, Sekda, Kapolres, Dandim 0405/Lahat, Kejari, Ketua PN, para Assisten dan Staf Ahli, jajaran OPD, para Kabag, serta Camat dan Lurah se-kabupaten Lahat.

Bupati Lahat, H. Bursah Zarnubi SE yang memimpin langsung acara pelantikan tersebut mengatakan, pelantikan ini menjadi momentum bersejarah bagi para pegawai honorer yang selama ini mengabdikan diri di lingkungan Pemkab Lahat untuk kini melangkah ke jenjang karier baru sebagai aparatur resmi.

PPPK punya peran penting dalam mendukung jalannya roda pemerintahan, serta pelayanan kepada masyarakat. Sebagai pelayan masyarakat, pegawai PPPK dituntut mampu bersikap ramah, sopan santun kepada masyarakat. Hal tersebut merupakan bagian dari etos kerja yang tertuang dalam kontrak kerja PPPK.

“Saya minta kepada seluruh PPPK yang telah dilantik, agar bertanggung jawab dalam menjalankan tugas. Tunjukkan dedikasi dan loyalitas, karena kalian adalah orang-orang terpilih,” kata Bursah Zarnubi.

Bupati Bursah tak lupa mengucapkan selamat kepada para pegawai yang dilantik, yang teridiri dari 28 tenaga guru, 144 tenaga kesehatan, dan 550 tenaga teknis tersebut.

”Saya minta kepada seluruh PPPK yang telah dilantik agar benar-benar bertanggung jawab dan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Jadikan momentum ini untuk terus meningkatkan kapasitas diri, bekerja dengan cerdas, ikhlas, dan penuh integritas,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bursah Zarnubi mengingatkan bahwa PPPK yang baru dilantik merupakan orang-orang pilihan yang diharapkan mampu menjadi motor penggerak pelayanan publik di Kabupaten Lahat. Karena itu pula terus meningkatkan kapasitas diri dan bekerja dengan semangat serta integritas.

Selain itu, sesuai yang tertera dalam kontak kerja, PPPK tidak boleh rangkap jabatan, sehingga tidak dibenarkan dalam menjalankan tugas.

“Ayo, kita bergandeng tangan membangun Kabupaten Lahat menjadi lebih baik lagi. Tunjukkan dedikasi, loyalitas, dan semangat baru untuk membawa perubahan positif,” ajaknya penuh semangat.

Disambut Gembira

Beberapa pegawai yang sebelumnya sebagai guru honerer, mengaku sangat bersyukur di era Bupati Bursah saat ini, mereka dapat diangkat sebagai pegawai resmi pemerintah daerah. Impian yang selama ini dirindukan dan ditunggu-tunggu akhirnya terkabul, selama bertahun-tahun mennanti dengan sabar.

”Terima kasih pak Bupati, kami merasa mendapatkan matahari masa depan yang cerah, untuk menapaki karier sebagai tenaga pengajar yang siap mengabdi untuk masa depan pendidikan di Indonesia, kususnya di Kabupaten Lahat ini,” ujar seorang guru yang mengaku sudah hampir 10 tahun menjadi tenaga honorer di salah satu sekolah dasar di Lahat.

Hal sama juga diungkap salah seorang tenaga kesehatan yang selama ini bertugas di Puskesmas desa. Ia mengaku sangat berterima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Lahat, yang begitu kukuh memperjuangkan pegawai honor yang ada di Kabupaten Lahat.

Apalagi ini ini merupakan tenaga PPPK tahap kedua, setelah sebelumnya ada sekitar dua ribuan pegawai yang juga dilantik, pada beberapa bulan lalu. ”Perjuangan Bupati Bursah ini, terbukti mampu merubah ketidakpastian karier banyak pegawai yang selama bertahun tahun sebagai tenaga kesehatan honorer,” ujarnya.

Menjawab pertanyaan tentang apa yang diarasakan saat ini, pegawai yang berasal dari desa Tanjung sakti ini, mengatakan: ”Kalau ditanya apa perasaan kami, tentu saja kami berterimakasih sekali kepada bapak Bupati yang telah memperjuangkan kami, yang selama ini bekerja dengann status honorer. Tak lupa sujud syukur kepada tuhan yang maha kuasa, karena ini merupakan anugerah yang tak ternilai bagi masa depan saya dan keluarga,” ujarnya. (lh)

Bagikan :