7 Hotel di Palembang Serentak Gelar Vaksinasi Staf dan Karyawan

PALEMBANG | Populinews.com — Guna mempercapat pelaksanaan vaksinasi di kalangan pelayan publik, Dinas Kesehatan Kota Palembang melakukan kerjasama pelaksanaan vaksinasi dengan 7 hotel ternama di Palembang.
Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak, yakni di Hotel 101, Hotel Arista, Hotel Aryaduta, Hotel Exelton, Hotel Novotel, Hotel Santika, dan Hotel Zuri, Pelaksanaan vaksinasi ini ditergetkan selesai dalam tiga hari, dan sudah dimulai sejak Jumat (18/06/2021) lalu.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Palembang Mirza Susanty, mengatakan ada sekitar 1.356 pegawai dan staf dari ketujuh hotel tersebut yang wajib divaksin, karena setiap hari mereka berhubungan dengan konsumen dari berbagai penjuru. Mereka termasuk pegawai cleaning service dan staf restorant.
”Kita sangat mengapreasiasi dukungan penuh dari pihak pengusaha hotel, sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan bai. Sebagian besar staf dan pegawai hotel di Palembang ini, dengna kesasadaran penuh bersedia dilakukan vaksinasi,” ujar Mirza.
Setelah menjalani vaksinasi, Dinas Kesehatan Palembang, juga mengeingatkan agar seluruh karyawan hotel dan di restorant, tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan dan 3M (Menggunakan masker dgn benar, Mencuci tangan dgn sabun, Menjaga jarak).
”Covid-19 ini masih ada, untuk itu mari kita berupaya bersama-sama menekan penularan dan pengendaliannya, di Kota Palembang ini dengan bersedia menerapkan protokol kesehatan dan siap divaksinasi,” tambah Mirza.
Selain mempercepat pelaksanaan vaksinasi, Pemerintah berharap perekonomian dan dunia usaha dapat kembali pulih dan bangkit dari krisis yang sudah satu setegah tahun berlangsung.
Update Vaksinasi Per 19 Juni
Sementara itu, populinews.com juga mencatat update data Vaksinasi, hingga Sabtu 19 Juni 2021. Jumlah masyarakat yang sudah divaksin dosis pertama sebanyak 149.840 orang (53%). Sedangkan dosis kedua sebanyak 112.943 orang, atau sekitar (40%) dari target.
Adapun masyarakat yang divaksin yakni dari kalangan tenaga kesehatan, petugas publik, dan lansia. Mereka adalah sasaran pada program vaksinasi tahap kedua.
Sasaran tenaga kesehatan, tercatat 14.780 Nakes telah divaksinasi. Dosis pertama sebanyak 17.497 orang, atau (118%) melebih target. Sedang dosisi kedua sebanyak 14.759 orang, atau 99%.
Pada kelompok pelayan publik dengan sasaran 88.665, yang sudah divaksinasi dosis pertama sebanyak 100.333 (113%). Sedangkan sedangkan dosis kedua sebanyak 69.869 orang (76%)
Untuk kelompok lansia dengan sasaran 181.030, yang sudah divaksinasi dosis pertama sebanyak 32.010 orang (17,6%), sedangkan dosis kedua sebanyak 28.315 orang (15,6%).
Sama seperti vaksinasi sebelumnya, suntikan diberikan dua dosis dalam dua kali penyintikan. Hal itu dilakukan untuk mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity terhadap penyakit yang disebabkan virus SARS-coV-2 tersebut. (dm)
Penulis : Dahri Maulana

