Meski PPKM Diperketat, Kasus Harian Covid di Palembang Masih Bertambah

291 views

Petugas Kepolisian melakukan penutupan jalan di kota Palembang pada malam hari, bagian dari PPKM Mikro. (f/ist)

PALEMBANG | Populinews.com — Pengetatan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Palembang, sejak dua hari lalu (9 Juli 2021), ternyata belum mampu menekan angka kenaikan kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Sebaliknya angka kasus positif tersebut terus mengalami kenaikan.

Berdasarkan data yang diperoleh Populinews.com, dari Dinas Kesehatan Palembang, pada hari pertama pengetatan PPKM Mikro, Kasus konfirmasi bertambah 165 kasus dari total sebelumnya sebanyak 16.518 kasus. Sedangkan pada hari kedua (10 Juli 2021), Kasus terkonfirmasi positif bertambah 243 sehingga keseluruhannya menjadi 16.761 kasus.

Demikian pula Suspek pada hari pertama PPKM diperketat bertambah 181 kasus dari total angka sebelumnya 36.939. Sedanngkan pada hari kedua bertambah 19 kasus sehingga totalnya saa ini sebanyak 37.169 kasus.

Sementara Probable pad ahari pertama di posisi angka 157 kasus, juga bertambah lagi sebanyak 63 kasus sehingga totalnya menjadi 13.257 kaasus. Khusus Kontak Erat bertambah 92 kasus dari total sebelumnya 13.140.

Namun demikian angka kesembuhan juga bertambah 142 orang dari total sebelumnya tercatat 14.566. Sedangkan kasus meninggal bertambah 2 orang dari total sebelumnya 706 orang.

Selanjuitnya total discarded kasus Suspek 22.505 Kasus Aktif, Laboratorium PCR dan Antigen bertambah 1196 dengan total 54.596, konfirmasi 1.246 kasus.

Upadate Vaksinasi Per 10 Juli

Sementara itu mengenai vaksinasi, Dinas Kesehatan Kota Palembang, juga memaparkan hingga 10 Juli 2021, jumlah masyarakat yang sudah divaksin dosis pertama sebanyak 255.789 orang, atau 20% dari target sasaran. Sedangkan dosis kedua sudah sebanyak 124.565 orang, atau 10% dari target sasaran.

Adapun masyarakat yang divaksin yakni dari kalangan tenaga kesehatan, petugas publik, dan lansia.

Sasaran tenaga kesehatan sebanyak 14.780 orang, telah divaksin dosis pertama sebanyak 14.343 orang, atau sudah mencapai 97% dari sasaran yang sudah divaksinasi, sedang pada dosis kedua sebanyak 13.108 orang, atau 90%.

Untuk kelompok pelayan publik, sasaran tercatat sebanyak 88.665 orang. Sedangkan yang sudah divaksinasi dosis pertama sebanyak 168.250 atau 89%. Sementara dosis kedua sebanyak 72.420 orang atau 38%.

Kelompok sasaran lansia sebanyak 181.030 orang yang sudah divaksinasi dosis pertama sebanyak 34.628 orang, atau sekitar 29%. Sedangkan dosis kedua sebanyak 29.370 orang, ayau sekitar 16%.

Selanjutnya terhitung tanggal 1 juli 2021, juga dibuka vaksinasi tahap ketiga dengan sasaran masyarakat rentan, umum dan remaja.

Pada Masyarakat Rentan dan Umum target sasaran sebanyak 664.717 orang, yang sudah divaksinasi dosis pertama sebanyak 35.284 orang (5%), Sedangkan dosis kedua sebanyak 9.666 orang (1,4%)

Untuk kelompok usaia Remaja target sasaran sebanyak 192.667 orang. Sementara ini remaja yang sudah divaksinasi dosis pertama sebanyak 3.156 orang (1,6%) dan dosis kedua belum dilakukan. (dm)

Penulis: Dahri Maulana

Bagikan :

Posting Terkait