Sejak Januari 2021, Varian Delta Tak Ditemukan Lagi di Sumsel

236 views

Gubernur Sumsel, H. Herman Deru

** Herman Deru Harapkan Kemenkes RI Segera Perbaharui Data

PALEMBANG | Populinews.com – Gubernur Sumsel H Herman Deru meminta Kemenkes RI, mengupdate data lama mengenai keberadaan Covid-19 varian Delta yang pernah ada di Sumsel. Soalnya, empat kasus varian baru tersebut, sebenarnya sudah teratasi sejak Januari 2021 lalu. empat pasein yang terpapar sudah sembuh total.

Update data tersebut penting, agar kasus varian baru di Sumsel tersebut tidak lagi jadi perbincangan dalam rapat-rapat pemerintah berskala nasional.

“Saya ikuti perkembangannya, memang virus varian Delta ini pernah ditemukan di Sumsel. Namun keempatnya sudah sembuh pada Januari lalu,” kata Herman Deru, Gubernur Sumsel, Sabtu (17/7). Adapun empat kasus Covid-19 varian Delta tersebut terjadi di Kota Palembang, Kota Prabumulih, Kabupaten Muara Enim dan Kabupaten PALI.

Dikatakan, sejak kemunculan varian baru tersebut, Satgas Penanganan dan Pencegahan Covid-19 Sumsel terus melakukan tracking dan tracing. ”Dan alhamdulillah, sampai sekarang kasus varian baru tersebut sudah berlalu,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan Lesty Nurainy, mengatakan, kebenarannya ke 4 pasien yang terkonfirmasi virus covid-19 varian delta sudah sembuh pada Januari 2021 lalu.

“Pada bulan desember dan awal januari tahun ini memang ditemukan varian delta di Prabumulih, Palembang, Muaraenim dan Pali. Semuanya juga sudah sembuh pada Januari 2021 lalu,” kata Lesty.

Dikatakan Lesty, pihaknya telah melakukan tracking dan memeriksa kurang lebih 24 sampel dan ditemui semua hasilnya negatif. Dan tidak ditemukan lagi verian delta sejauh ini di Sumsel.

“Itu juga kita telah lakukan tracing dan diperiksa kurang lebih 24 sampel , semuanya negatif. Kemudian beberapa hari lalu dari surat Kemkes, Pusat Litbangkes telah mengkonfirmasi bahwa dari beberapa sampel yg diperiksa tidak ditemukan varian baru yg menjadi perhatian,” jelasnya.

Lesty juga menjelaskan bahwa pencegahannya tetap sama dengan seperti virus covid-19 pada umumnya.

“Untuk pencegahannya sama saja dengan virus covid-19, bagaimana agar masyarakat tetap patuh menerapkan prokes, terutama pakai masker dan jaga jarak aman. Menghindari semua kegiatan yang menimbulkan kerumunan dan percepatan vaksinasi untuk mencapai herd imunity,” tutupnya. (dm)

Pnulis: Dahri Maulana

Bagikan :

Posting Terkait