Suasana Webinar Percepatan Penanganan Covid-19 di Dinkes Kota Palembang. (f/ist)

PLEMBANG | Populinews.com — Seiring gencarnya program Serbuan Vaksin, yang dilakukan pemerintah kota Palembang bekerjasama dengan TNI dan Polri, angka penyebaran covid-19, akhirnya bisa dikendalikan ke titik nol atau sudah melandai. Dan kota Palembang menjadi satu-satunya daerah yang berhasil mengendalikan penyebaran kasus Covid-19 dibanding 16 Kabupaten/Kota lainnya di Sumatera Selatan.

Hal ini Diungkap Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Palembang, dr. Fauzia, M.Kes, dalam Webinar Kesehatan Percepatan Vaksinasi Covid-19, yang digelar di Aula Dinas Kesehatan Kota Palembang, Jumat (12/11/2021).

Kegiatan virtual yang mengusung tema “Sehat Negeriku Tumbuh Indonesiaku” ini menghadirkan nara sumber masing-masing Sekda Kota Palembang, Drs Ratu Dewa MSi, Asisiten I, Drs. HM. Yarpan Yany MM, Utusan RSMH Mohammad Hosein dr Harun Hudari, SpPD. KPTI. FINASIM dan Sekertaris Dinas Kesehatan Kota Palembang

Webinar yang dipandu moderator dr Yuliarni M.Kes ini dilaksanakan bersempena dengan peringatan Hari Kesehatan Nasional Ke 57. Melalui kegiatan ini semua stakeholder yang hadir menyatukan tekad dan semangat untuk memperjuangkan ketahanan kesehatan dimasa Pandemi menuju Palembang Sehat Bebas dari Covid-19.

dr. Fauziah M.Kes, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Palembang. (f/ist)

Dr Fauziah menjelaskan, sejak dua pekan terkahir hingga Sabtu 12 November 2021 kasus Covid-19 di kota Palembang  tidak ada penambahan kasus baru. Total kasus komfirmasi 30.387, Suspek juga tidak ada penambahan, etap diangka total 52.287.

Demikian Probable dan Kontak Erat nihil kasus baru. Sementara pasien yang sembuh Sembuh bertambah 2 orang dengan total kesleuruhan 29.196. Korban meninggal juga tidak ada penambahan, tetap di angka Total 1.183 orang. Kecuali baru-baru ini ada kasus aktif konfirmasi 8 kasus dari hasil tes PCR dan Antigen.

Tidak adanya penambahan kasus baru, otomatis menjadikan tingkat keterisian tempat tidur (Bed Occupancy Rate) di rumah sakit rujukan Covid-19, juga terus menurun. Saat ini hanya terisi 4.14%, atau hanya 34 orang yang masih dirawat.

Disebutkan Fauziah, sejak bulan Juli lalu di Palembang ada 18 rumah sakit rujukan yang disediakan untuk melayani pasien yang terpapar virus corona. Adapun jumlah tempat tidur yang disiapkan sebanyak 1.075. Sekarang ini, sering dengan terus melandainya angka penyeberan covid-19, beberapa rumah sakit bahkan sudah tak lagi merawat pasien.

Menurut dia, berkurangnya kasus Covid-19 di kota ini juga disebabkan semakin tingginya kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan. Alhasil, penyebaran virus dapat dicegah dan penularan pun tak terjadi.

Di kesempatan sama, Sekda Kota Palembang Ratu Dewa, yang juga Ketua Satgas Covid-19 KOta Palembang, memaparkan sampai pertengahan bulan November ini angka capaian vaksinasi di Kota Palembang juga terus meningkat. Bahkan sudah 70,03% dari total sasaran 1,2 juta penduduk di Kota Palembang.

Itu berarti target yang ditetapkan pemerintah pusat sudah berhasil dicapai. Realisasi atau capaian vaksinasi di Palembang tertinggi dibandingkan kabupaten dan kota di Provinsi Sumatera Selatan.

Ia menyebutkan, untuk mencapai target kekebalan komunal (herd immunity) hingga akhir 2021 ini, pihaknya juga terus mendorong tim vaksinator seluruh fasilitas kesehatan lebih gencar lagi melakukan pelayanan vaksinasi kepada masyarakat.

Bagi masyarakat atau anak-anak usia 12 tahun ke atas hingga lansia yang belum vaksin dan memenuhi persyaratan, diimbau untuk segera mendatangi Puskesmas terdekat atau tempat-tempat yang menggelar pelayanan vaksinasi Covid-19 secara massal.

Ratu Dewa juga berharap, meski angka penyeebran Covid sudah melandai, protokol kesehatan (prokes) seperti selalu menggunakan masker, menjaga jarak, dan selalu mencuci tangan, tetap harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari secara ketat.

”Kita menghadapi kondisi pandemi Covid-19 sudah sejak dua tahun lalu. Kita memaksimalkan pelayanan vaksinasi di Puskesmas serta bekerja sama dengan TNI/Polri dan berbagai pihak, agar pendemi ini benar-benar bisa kita akhiri,” ujarnya. (dm)

Penulis: Dahri Maulana

Bagikan :