”Kami Datang Bukan Karena Sembako, Tapi Ingin Cepat Divaksin”

PALEMBANG | Populinews.com – Pagi-pagi sekali Tabrani (40) sudah nongkrong di bawah tenda yang dipasang di halaman DPD Partai Golkar Provinsi Sumsel di Jalan Aerobik IBI Palembang, Sabtu (20/11/, 2021). Secarik kertas nomor atrean digulung masih dia genggam. Di hadapannya sejumlah petugas kesehatan, mulai sibuk memasang peralatan laptop dan sejumlah box berisi peralatan vaksin, karena sebentar lagi vaksinasi massal segera dimulai.
”Saya datang kesini untuk mendapatkan vaksinasi dosis kedua. Sebenarnya sudah jauh terlambat dari dosis pertama. Tapi baru kali ini ada kesempatan karena kebetulan hari libur,” ujar Tabrani yang mengaku tinggal di 8 Ulu lorong Abadi, Seberang Ulu II Palembang. Ayah dari tiga anak ini, sengaja datang lebih pagi karena takut tak mendapatkan nomor antrean.
Tabrani tentu saja tidak sendiri, yang bergegas datang ke DPD Golkar Sumsel ini, meski waktu baru menunjukkan pukul 06:00 pagi. Jajaran kursi yang disusun panitia sejak semalam, sepagi itu begitu cepat terisi. Warga Palembang dari berbagai penjuru kota datang berduyun-duyun ke lokasi dan mendaftarkan diri. Hingga dalam satu jam saja, semua kursi kosong di bawah tenda sudah penuh terisi.
Prosesi serimonial pembukaan kegiatan pun dimulai pas pukul 08:00 WIB. Tampak hadir Ketua Harian DPD Golkar Sumsel, Hj. RA Anita Noeringhati, bersama Sekretaris DPD Partai Golkar Sumsel Herpanto, Bendahara DPD Partai Golkar Sumsel , Nadia Basjir, para wakil ketua Yansuri, Adiansyah, dan Anggota Fraksi Golkar DPRD Provinsi Sumsel. Terlihat pula, Ketua AMPI Sumsel, Andi Dinialdie, Anggota KPPG dan sejumlah utusan dari organisasi sayap lainnya. Tampak hadir pula Kepala Dinas Kesehatan Sumsel dr. Lesty Nurany, Pejabat Dinas Kesehatan Kota Palembang, serta para medis dari beberapa Puskesmas yang dilibatkan.
Acara pembukaan, dilakukan cukup singkat, dan hanya diisi dengan sambutan dari Ketua DPD Golkar Sumsel. Panitia sengaja tidak memperbanyak acara seremoni, karena warga yang datang mendaftar cukup banyak dan padat. Pihak panitia pun sedikit dibuat repot karena harus mengatur peserta agar mengantre dengan tertib, tidak berkerumun dan tetap mematuhi protokol kesehatan.
Besarnya animo warga yang datang, karuan membuat Tabrani terkesima. Belakangan ia, baru menyadari bahwa dalam pelaksanaan vaksinasi ini, pihak DPD Partai Golkar Sumsel, juga menyedia paket sembako berupa beras, minyak goreng dan mie instan, bagi para peserta yang divaksin. Hal itu ia ketahui setelah acara vaksinasi dimulai, dan setiap peserta langsung mendapatkan paket Sembako tersebut dari panitia.
”Jujur saja saya datang ke sini bukan karena Sembako, tapi karena ingin capat divaksin dosis kedua, karena sudah terlambat dari dosis pertama. Namun karena dikasih Sembako, ya Alhamdulillah rejeki,” ujarnya kepada Populinews.com.
Cerita serupa, juga dituturkan beberapa peserta lainnya. Ibu Nely (35), misalnya. Ibu rumah tangga yang tinggal di Kawasan Talang Banten 6 Seberang Ulu II ini, sebelumnya sangat enggan untuk divaksin, karena takut dengan jarum suntik dan efek samping yang kerap dibicarakan di media sosial. Tapi karena, cuma dia satu-satunya dalam keluarganya yang belum divaksin, akhirnya Nely memberanikan diri.
”Dalam keluarga, memang cuma saya yang belum divaksin. Suami dan anak-anak saya sudah semua. Kemarin saya disarankan tetangga, yang kebetulan anggota Partai Golkar. Katanya ada vaksinasi di Golkar Sumsel. Jadi tadi pagi habis shalat subuh saya memberanikan dirilah. Takut juga kalau tak divaksin, malah kena Covid-19 nanti,” ujarnya.
Nely juga menuturkan, dirinya tak tahu sama sekali kalau pantia vaksinasi menyediakan juga paket Sembako. Karena sang tetangga yang menginfokan, tidak memberitahukan hal itu. ”Ya disinilah tahunya setelah divaksin, eh dikasih Sembako sama Ibu Ketua DPD Golkar Sumsel. Syukur Alhamdulillah ya..?” ujarnya.
Ditanya soal apa yang diarasakan setelah disuntik vaksin, Nely yang sebelumnya mengaku sangat takut dengan jarum suntik ini, justru mengatakan tidak merasakan dampak apapun. ”Cuma saat mau disuntik saja, saya istighfar tiga kali,” ujarnya.
1.000 Paket Sembako
Ketua Harian DPD Partai Golkar Sumsel Hj. RA Anita Noeringhati kepada wartawan di sela pelaksanaan vaksinasi, mengatakan tingginya antusias warga karena kegiatan vaksinasi massal dilaksanakan pada akhir pekan dimana mereka memiliki lebih banyak waktu luang. ”Kita sengaja, melaksanakan kegiatan ini di hari week end, karena biasanya masyarakat banyak yang libur. Sehingga memiliki kesempatan untuk datang,” ujarnya.
Prihal Sembako, Anita mengatakan, sebelumnya memang sudah diumumkan secara terbuka maupun lewat media. Karena itu jumlah peserta yang datang cukup banyak. Ini merupakan salah satu upaya untuk menarik minat masyarakat ikut serta dalam vaksinasi Covid-19. Hitung-hitung juga membantu meringatkan beban masyarakat yang sampai sekarang masih merasakan dampak pandemi ini.
”Bagi yang ‘kaget’ dengan hadiah Sembako ini, mungkin karena mereka tidak mendapatkan informasi saja. Panitia pun tidak membatasi peserta yang mendaftar, kecuali bagi mereka yang sudah divaksin dua kali,” tutur Anita menambahkan.
Mengenai target peserta, Anita mengatakan, untuk pelaksanaan perdana ini dipatok sekitar 1.000 orang, namun jika yang hadir lebih banyak, pihaknya tetap berupaya dilayani. Vaksin yang diberikan adalah jenis Pfyzer tahap pertama. Sedangkan untuk tahap ke-2, pihaknya akan menyusun jadwal kembali. ”Nanti diinfokan kapan lanjutan dari kegiatan hari ini,” Anita menambahkan.
Selain itu kegiatan vaksinasi ini secara simultan akan diteruskan Golkar Kabupaten /Kota se-Sumsel untuk mempercepat herd immunity masyarakat agar kehidupan akan kembali normal dan kita bisa terbebas dari Covid-19.
“Tugas kita semua untuk melawan Covid-19 bukan hanya pemerintah. Kita bersyukur info dari Dinkes Provinsi Sumsel pencapaian vaksinasi di Sumsel sudah mencapai 70 persen,” ujarnya.
Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel Lesty Nurainy Apt.,M.Kes mengatakan, penanganan pandemi Covid-19 adalah tanggung jawab bersama lintas sektor.
“Hari ini Partai Golkar Sumsel ambil bagian kami ucapkan terima kasih apalagi ada katalisator untuk peserta vaksin berupa sembako, walaupun tanpa katalisator masyarakat sudah sangat antusias untuk di vaksin,” ujarnya.
Lesty juga menjelaskan sampai hari ini kota Palembang sudah mencapai 72 persen pencapaian vaksinasinya dan masing-masing daerah bervariasi. Ada 65 persen, 64 persen bahkan masih ada yang dibawah 50 persen. Makanya ada daerah status level II, III dan masih ada yang level I,” tambahnya.
Dikatakan sepanjang program vaksniasi dilaksanakan, sudah 5,5 juta vaksin yang diterima Sumsel. Sekitar 5,4 jutanya sudah terealisasikan kepada masyarakat. Artinya vaksinator sudah bekerja dengan baik bekerjasama dengan semua pihak TNI, Polri dan Organisasi masyarakat lainnya. (dm)
Penulis : Dahri Maulana

